Dugaan Kasus Penganiayaan Kader Paslon 01 di Lamandau Masuk Tahap Penyidikan

  • Bagikan

Suaraindo.id- Polda Kalteng melalui Kabid Humas Kombes Hendra Rochmawan menyampaikan bahwa kasus penganiayaan yang menimpa kader paslon 01 oleh oknum Kepala daerah di Kabupaten Lamandau Kalimantan Tengah saat ini telah dilakukan tindakan responsif dari penyelidikan menjadi tahap penyidikan oleh Polres Lamandau

“Telah dilakukan penyidikan sebanyak 2 orang Saksi sekaligus Korban dengan Inisial AR, JI dan 3 Saksi pada kejadian tersebut dengan inisial: DT, HP, IM ” beber kabidhumas melalui media sosial whatssapp. Selasa (08/12/2020)

Adapun proses visum et refertum dikatakan Kombes Hendra Rochmawan juga sudah dilakukan yang saat ini di serahkan ke pihak Rumah sakit.

” Kapolda Kalteng Perintahkan Kapolres lamandau Proses Kasus Pemukulan Kader Paslon 01 Secara Profesional dan tegas ” beber kabidhumas.

Hendra mengatakan bahwa setelah kemaren pihaknya memeriksa 5 orang saksi, maka hari ini telah menambahkan keterangan 2 orang Saksi yang telah selesai untuk menguatkan kejadian tersebut. Disamping itu setelah memeriksa beberapa orang dalam kejadian tersebut baik korban maupun saksi, penyidik Polres Lamandau juga telah menyita rekaman dari CCTV yang merekam kejadian tersebut.

Selanjutkan Hendra menyampaikan juga bahwa hari pada Kamis (10/12). Kapolres Lamandau telah selesai melakukan gelar perkara dan selanjutkan besok akan mengirimkan surat panggilan kepada saudara HL untuk diambil keterangannya.

“Harapannya agar saudara HL dapat memenuhi surat panggilan tersebut,” tambahnya.

Sebelumnya diketahui beredar informasi dimedia sosial Whatssapp terkait foto-foto yang menunjukkan luka wajah penganiayaan terhadap kader paslon 01 yang diduga dilakukan oleh oknum Kepala daerah di Kabupaten Lamandau Kalimantan Tengah.

Insiden tersebut terjadi sehari sebelum pencoblosan pilkada 9 Desember 2020. Ketika rombongan Bupati tersebut melintas dijalan saat akan membagikan paket bantuan sembako kemudian bertemu dengan para kader paslon 01 yang selanjutnya sempat terjadi adu mulut berhujung pada aksi pemukulan oleh HL terhadap kader paslon 01. Tidak terima atas perlakuan saudara HL, kader paslon 01 yang menjadi korban pemukulan langsung melaporkan insiden tersebut ke Polres setempat.

  • Bagikan