Lampu PJU Padam, Ormas Laki Desak Pj Wali Kota Subulussalam Copot Kabag Pembangunan

  • Bagikan
Ahmad Rambe Soroti Lampu PJU yang padam. (Suaraindo.id/Agus Darminto)

Suaraindo.id – Ketua Ormas Laskar Anti Korupsi Indonesia ( LAKI) DPC Kota Subulussalam, Ahmad Rambe minta kepada Penjabat (Pj) Wali Kots Subulussalam Azhari, S.Ag untuk segera mencopot dan mengevaluasi kinerja Kabag Pembangunan, Kota Subulussalam.

Hal ini disampaikan Ahmad Rembe karena dianggap telah mempermalukan nama baik Kota Subulussalam mengingat PON XXI Aceh – Sumut akan di laksanakan di provinsi Aceh dalam jangka dekat ini.

“Ormas LAKI Kota Subulussalam selama ini sudah sering mengkritik tentang Pemadaman Lampu penerangan jalan Raya di sekitar Kota, bahkan di pusat Kota Subulussalam sering terjadi pemadaman dan tidak ada perawatan lampu tersebut.

Padahal jelas kita ketahui bahwa pembayaran lampu jalan tersebut di bayar oleh masyarakat melalui PPJ saat pembayaran tagihan rekening lampu setiap warga,” kata Ahmad Rambe.

Menurut Rambe, belum lagi sepanjang jalan Hamzah Fansuri menuju RSUD Kota Subulussalam sudah hampir lima tahun belakangan ini padam dan tidak pernah di perbaiki, padahal rute tersebut sangat rawan dengan kecelakaan akibat jalan nya banyak berlobang dan sudah banyak memakan korban jiwa.

Kemudian kata Ketua Ormas Laki Subulussalam tersebut ditambah jalan jalur dua pemancar Desa Penanggalan Barat, Kecamatan Penanggalan sudah hampir seluruh nya padam padahal pemasangan lampu tersebut baru saja selesai beberapa bulan ini namun terlihat semua sudah rusak alias padam.

“Untuk itu kami sebagai masyarakat Kota Subulussalam sangat merasa dirugikan akibat padam nya lampu jalan tersebut karena sangat mengganggu dan membahayakan kepada pengguna jalan terlebih saat ini menjelang penyambutan pelaksanaan PON XXI yang akan dilaksanakan di Provinsi Aceh.

Kota Subulussalam merupakan salah satu akses pintu gerbang masuk nya peserta PON XXI dari seluruh Indonesia menuju arena PON XXI Aceh-Sumut.

Untuk itu kami berharap kepada bapak Pj Wali Kota, Azhari, S.Ag.,M.SI mendesak agar segera mencopot atau mengganti Kabag Pembangunan tersebut,” kata Ahmad Rambe, Jum’at (30/8/2024).

Langkah ini dilakukan, lanjut Ahmad Rembe, karena dianggab beliau tidak mampu menjalankan fungsi nya sebagai Kabag Pembangunan sekaligus untuk memperindah suasana Kota Subulussalam layak nya seperti kota – kota yang lain, bahkan dianggab berpotensi mempermalukan Kota Subulussalam.

“Juga kami berharap kepada Bank BPD Kota Subulussalam agar bisa merawat dan merenopasi Tugu yang ada di perempatan jalan Rundeng, karena Tugu tersebut salah satu Ikon Kota Subulussalam.

Namun saat ini tampak sangat kumuh dan tidak terawat seolah-olah Tugu tersebut tidak bertuan akibat ditelantarkan,” ungkap Ahmad Rambe

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan