Suaraindo.id – Suami Korban tabrak lari, Muhri, masih merasakan duka yang mendalam dan kecewa terhadap pengemudi mobil yang merenggut nyawa istrinya pada (7/06/2024) lalu. Paling tidak, pengendara mobil yang menabrak istrinya itu dapat bertanggung jawab.
“Harapan saya ya paling tidak ada etika baik dari pengendara mobil yang menabrak istri saya. untuk menyerahkan diri dan mengakui perbuatannya kepada pihak berwajib,” katanya kepada Suaraindo.id, Senin (12/8/2024).
Sejauh ini, suami korban dan keluarga lainnya sudah melakukan upaya untuk menemukan pengendara yang tak bertanggung jawab itu dan tak berprikemanusiaan, karena menurutnya pengendara tersebut tidak memiliki rasa iba untuk menolong korban pada saat kejadian. Muhri menaruh harapan besar bukan saja kepada pelaku tabrak lari isterinya, melainkan juga pada pihak kepolisian yaitu Polres Ketapang untuk bergerak cepat menemukan pengendara mobil karena Kasus ini.
“Saya dan keluarga beberapa waktu lalu di undang Polres Ketapang untuk agenda Gelar Perkara, Polres Ketapang menjelaskan kekurangan alat bukti dan saksi di TKP, hanya di temukan rekaman cctv di depan Gereja sedangkan di lokasi kejadian CCTV milik Kominfo dalam kondisi mati. Meski tidak keliatan plat nomornya, tapi paling tidak di jam kejadian istri saya ditabrak itu keliatan mobilnya Fortuner Hitam,” jelasnya.
Suami korban berharap Polres Ketapang lebih serius mengungkapkan kasus tersebut, mengingat sudah berjalan dua bulan lebih dan belum ada titik terang, padahal sudah ada bukti cctv di depan Gereja dan serpihan dari mobil yang diduga pelaku. Muhri berharap polisi juga bisa mencari rekaman cctv milih swasta di jalur empat arah menuju kantor bupati, Menurutnya kalau Polisi serius pasti kasus ini dapat di ungkap.
“Saya berharap pihak kepolisian lebih serius mengungkap kasus ini, karena sudah dua bulan belum ada titik terang, kan polisi sudah memiliki rekaman cctv dan bukti lainnya, serta polisi juga bisa mencari cctv milih swasta di empat jalur arah persimpangan kantor bupati,” pungkasnya.
Masdariyeh menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Kelurahan Mulia Baru Kecamatan Delta Pawan pada tanggal 7 Juni 2024 pukul 04.50 wib. Peristiwa tersebut, menyebabkan seorang ibu rumah tangga penjual sayuran meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan kendaraan yang diduga mobil jenis SUV berwarna hitam, dimana pengendara mobil tersebut langsung melarikan diri.
Korban mengalami luka serius di sekujur tubuhnya yang menyebabkan meninggal dunia dan tinggal begitu saja oleh pengendara mobil tersebut. Sejauh ini, pihak Kepolisian Ketapang masih melakukan penyelidikan guna mengetahui siapa pengendara mobil tersebut.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













