Capaian 60 Persen, Klaim Rp 30 Miliar Telah Tersalurkan

  • Bagikan

SUARAINDO.ID ——– Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) mengambil langkah strategis dalam menghadapi tantangan pemotongan anggaran daerah.

‎Untuk memastikan perlindungan sosial menyentuh seluruh lapisan masyarakat, Bupati Lombok Timur H. Hairul Warisin menginstruksikan percepatan pencapaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) dengan memaksimalkan pemanfaatan anggaran dari sumber daya terdekat dengan warga, terutama Dana Desa.

‎Bupati menegaskan, pemotongan anggaran pusat tidak boleh menjadi alasan melemahkan komitmen perlindungan sosial.

‎Diharapkan, agar Kepala Dinas terkait, para Camat, hingga Kepala Desa segera berkoordinasi untuk memastikan kelompok masyarakat rentan, khususnya buruh tani, terdaftar sebagai peserta BPJamsostek melalui pendanaan Dana Desa.

‎Meskipun ada pemotongan anggaran dari pusat, komitmen untuk melindungi masyarakat harus diperkuat.

‎Kepala Desa harus siap mengajak masyarakat yang memenuhi syarat.

‎Dana Desa adalah kunci pertama untuk melindungi yang rentan.

‎Fokus percepatan UCJ tahun ini diprioritaskan bagi petani tembakau yang menjadi salah satu tulang punggung ekonomi Lombok Timur.

‎Pemerintah daerah juga membuka peluang perluasan cakupan peserta bagi kelompok pekerja non-formal lainnya seperti pelaku UMKM, pekerja dapur MBG, hingga marbot masjid.

‎Sebagai bentuk motivasi, Bupati turut mengumumkan pemberian penghargaan bagi desa yang berhasil mencatatkan jumlah kepesertaan BPJamsostek terbanyak.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Lombok Timur, M. Yohan Firmansyah, menjelaskan, komitmen pemerintah daerah telah menunjukkan hasil.

‎Kabupaten Lombok Timur sukses meraih Penghargaan Paritrana berkat peningkatan signifikan dalam kepesertaan BPJamsostek setiap tahunnya.

‎“Sejak Januari hingga November 2025, total klaim yang telah disalurkan mencapai lebih dari Rp 30 miliar,” ungkap Yohan.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Lotim, H. Suroto, menyampaikan bahwa capaian UCJ di Lombok Timur saat ini telah menyentuh sekitar 60 persen.

Penulis: nanangEditor: Redaksi
  • Bagikan