Suaraindo.id – Perum Bulog Cabang Singkawang memastikan ketersediaan beras untuk wilayah operasional Kota Singkawang, Kabupaten Sambas, dan Kabupaten Bengkayang dalam kondisi aman hingga akhir tahun 2025, bahkan diproyeksikan mencukupi sampai Maret 2026.
Kepastian tersebut disampaikan Pimpinan Cabang Bulog Singkawang, Noldi Ramayadi, seiring dengan tersedianya stok beras sebanyak 3.400 ton yang tersimpan di Gudang Melayu Singkawang dan Gudang Prapakan Sambas.
“Total stok beras Bulog Singkawang mencapai 3.400 ton. Jumlah ini cukup untuk menjaga ketahanan stok hingga Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2026 di wilayah Singkawang, Sambas, dan Bengkayang,” ujar Noldi Ramayadi di Singkawang, Rabu (31/12/2025).
Ia menjelaskan, ketersediaan stok beras tersebut tidak hanya menjamin kebutuhan masyarakat, tetapi juga mencukupi untuk mendukung berbagai program stabilisasi pangan, seperti Gerakan Pangan Murah (GPM), pasar murah, serta penyaluran Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada Rumah Pangan Kita (RPK) dan pasar tradisional.
“Untuk Kabupaten Sambas dan Bengkayang, stok Bulog dipastikan aman, termasuk untuk kebutuhan SPHP dan kegiatan pasar murah. Kondisi ini terus kami pantau secara berkala,” jelasnya.
Berdasarkan hasil inspeksi mendadak (sidak) dan pemantauan pasar yang dilakukan Bulog bersama Dinas Pangan serta awak media pada Rabu (31/12/2025), harga komoditas pangan, khususnya beras, terpantau stabil dan terkendali. Pemantauan dilakukan di Pasar Beringin, Pasar Alianyang, serta sejumlah ritel modern di Kota Singkawang.
Noldi menegaskan, masyarakat tidak perlu panik atau khawatir terhadap ketersediaan beras menjelang pergantian tahun maupun awal 2026.
“Menjaga stabilitas harga pangan tidak bisa dilakukan sendiri oleh Bulog. Dibutuhkan sinergi semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga pelaku usaha dan masyarakat,” pungkasnya.
Dengan stok yang mencukupi dan koordinasi lintas sektor yang terus diperkuat, Bulog optimistis stabilitas pasokan dan harga beras di wilayah Singkawang, Sambas, dan Bengkayang dapat terjaga dengan baik.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













