Dinkes Kalbar Tingkatkan Kewaspadaan Tenaga Medis Antisipasi Penyebaran Superflu
Suaraindo.id- Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) mengintensifkan peran dan kesiapsiagaan tenaga medis di seluruh wilayah sebagai langkah antisipatif mencegah penyebaran kasus Superflu di tengah masyarakat.
Kepala Dinkes Kalbar, Erna Julianti, menegaskan bahwa hingga awal Januari 2026 belum ditemukan peningkatan signifikan kasus Superflu di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat. Meski demikian, kewaspadaan tetap ditingkatkan guna mencegah potensi penularan.
“Untuk Kalbar, sampai awal Januari 2026 belum ada peningkatan signifikan kasus Superflu. Namun kami sudah menginstruksikan seluruh tenaga medis agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan penyebaran di masyarakat,” ujar Erna di Pontianak, Minggu (11/1/2026).
Berdasarkan data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) Kementerian Kesehatan yang terus dipantau, Erna menyampaikan bahwa situasi influenza di Kalbar masih berada dalam kondisi terkendali. Laporan dari seluruh daerah belum menunjukkan lonjakan kasus yang mengkhawatirkan.
“Berdasarkan data SKDR, hingga saat ini tidak terdapat peningkatan signifikan kasus influenza di kabupaten dan kota. Namun kami tetap meminta Dinas Kesehatan kabupaten/kota meningkatkan pengawasan, khususnya terhadap kunjungan masyarakat ke puskesmas, klinik, dan rumah sakit,” tuturnya.
Selain penguatan pengawasan layanan kesehatan, Dinkes Kalbar juga mengimbau masyarakat agar tetap disiplin menerapkan langkah-langkah pencegahan penyakit saluran pernapasan. Di antaranya dengan menggunakan masker saat mengalami batuk atau pilek, segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila muncul gejala, serta membiasakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
“Hingga kini belum ada laporan kasus influenza yang mengarah pada kategori Superflu di Kalimantan Barat,” tegas Erna.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalbar terus memantau perkembangan situasi kesehatan masyarakat dan memastikan kesiapsiagaan layanan kesehatan tetap optimal di seluruh daerah.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada tanpa panik, serta bersama-sama menjaga kesehatan agar kondisi tetap terkendali,” pungkas Kepala Dinkes Kalbar Erna Julianti.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Posting Komentar