Heboh! Mayat Laki-laki Terbungkus Karung Ditemukan di Kamar Kos Gang Bengkawan

Suaraindo.id - Warga yang bermukim di Jalan Bujang Malaka, tepatnya di Gang Bengkawan, Kabupaten Sanggau, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang terbungkus karung di salah satu kamar rumah kos, Kamis (1/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Penemuan tersebut dengan cepat menyita perhatian publik dan viral di media sosial. Beragam spekulasi dan dugaan terkait identitas serta penyebab kematian korban pun bermunculan di tengah masyarakat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aparat kepolisian dari Polres Sanggau segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setibanya di lokasi, petugas menemukan jasad seorang laki-laki di dalam kamar kos pintu nomor dua sisi kiri.

Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan tubuhnya terbungkus karung berwarna putih yang menutupi hampir seluruh bagian tubuh.

Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Polres Sanggau AKP Keken Sukendar, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

“Benar, telah ditemukan mayat seorang laki-laki di salah satu kamar rumah kos di Jalan Bujang Malaka, Gang Bengkawan,” ujar AKP Keken Sukendar saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, identitas korban hingga saat ini masih dalam proses pendalaman oleh penyidik. Namun berdasarkan hasil penyelidikan awal dan penelusuran di lapangan, korban diduga berinisial M, berjenis kelamin laki-laki, berusia sekitar 18 tahun, berstatus pelajar atau mahasiswa, dan diketahui berdomisili di wilayah Kabupaten Sanggau.

Usai dilakukan olah TKP awal, Satreskrim Polres Sanggau berkoordinasi dengan RSUD M.Th. Djaman Sanggau untuk proses evakuasi jenazah menggunakan ambulans guna penanganan lebih lanjut.

Sekitar pukul 16.30 WIB, jenazah korban dibawa ke Kamar Jenazah RSUD M.Th. Djaman Sanggau untuk menjalani pemeriksaan medis dan Visum Et Repertum oleh dokter bersama tim Sidokkes Polres Sanggau.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan intensif pihak kepolisian. Penyidik terus berupaya mengungkap penyebab kematian korban serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, termasuk pemilik rumah kos, guna mengungkap fakta sebenarnya dan memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi. Percayakan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada kepolisian,” tutup AKP Keken Sukendar.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar

Postingan populer dari blog ini

100 Tahun Jam Gadang Jadi Momentum Perkuat Diplomasi Indonesia–Belanda

BPS Lombok Timur Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Grebeg Suro 2026 di Singkawang Digelar, Wako Tjhai Chui Mie Gaungkan Harmoni Budaya