Suaraindo.id— PT Cita Mineral Investindo Tbk (CMI) kembali menegaskan komitmennya terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dengan meraih Penghargaan Kecelakaan Nihil (Zero Accident) pada puncak peringatan Bulan K3 Nasional Pertambangan 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam acara yang digelar di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Kamis, 12 Februari 2026. Capaian ini diberikan atas keberhasilan perusahaan menerapkan program K3 sesuai ketentuan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor PER-01/MEN/I/2007.
CMI mencatat capaian signifikan berupa 2.477.494 jam kerja tanpa kecelakaan di Site Air Upas dan 1.720.224 jam kerja tanpa kecelakaan di Site Sandai. Catatan tersebut dihitung sejak 1 Januari 2023 hingga 31 Desember 2025.
Selain itu, perusahaan juga meraih penghargaan kategori Gold dalam Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV & AIDS (P2 HIV & AIDS) di tempat kerja, sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan berkelanjutan.
Head of HSE CMI, Doni Roberto, menyebut penghargaan ini sebagai hasil dari komitmen bersama seluruh pekerja dalam menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam operasional perusahaan.
“Pencapaian ini merupakan hasil komitmen kolektif seluruh insan perusahaan. Kami meyakini produktivitas dan keselamatan harus berjalan beriringan,” ujar Doni.
Ia menambahkan, capaian jutaan jam kerja tanpa kecelakaan tidak terlepas dari konsistensi penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP), penguatan budaya kepemimpinan keselamatan, serta keterlibatan aktif pekerja dan mitra kerja.
“Ke depan, kami akan terus melakukan perbaikan berkelanjutan guna memastikan seluruh aktivitas operasional berjalan aman, patuh regulasi, dan berorientasi pada pencegahan risiko,” katanya.
Dalam rangka Bulan K3 Nasional 2026, CMI juga menggelar berbagai kegiatan internal, seperti lomba poster K3, safety induction competition, defensive driving, jalan sehat, senam, fun run, hingga seminar K3. Kegiatan ini melibatkan seluruh karyawan dan mitra kerja sebagai upaya memperkuat budaya keselamatan di lingkungan kerja.
Sebagai perusahaan tambang bauksit yang beroperasi di Air Upas dan Sandai, Kalimantan Barat, CMI menyatakan akan terus memperkuat implementasi SMKP sebagai fondasi utama operasional. Perusahaan juga berkomitmen meningkatkan kompetensi sumber daya manusia serta mengintegrasikan aspek K3 dalam strategi bisnis jangka panjang.
Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan terhadap pekerja dan pemangku kepentingan, sekaligus untuk memastikan praktik pertambangan berjalan sesuai prinsip keselamatan dan keberlanjutan.













