Dari Pengabdian Menuju Baitullah, Perjuangan Pengurus PMPB Dihadiahi Umrah oleh M. Yusuf Malaya

  • Bagikan
Ketua Umum PMPB Sumsel, M. Yusuf Malaya (SuaraIndo.id/Dok)

SuaraIndo.id – Ketua Umum PMPB Sumsel, M. Yusuf Malaya, memberangkatkan sebanyak 64 pengurus dan anggota untuk menunaikan ibadah umrah.

Program ini diawali dengan kegiatan pengajian dan manasik yang digelar di Sekretariat PMPB Sumsel, Jalan H. M. Noerdin Pandji, Kota Palembang, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan keagamaan yang menjadi prioritas kepengurusan PMPB Sumsel di bawah kepemimpinan Yusuf Malaya. Selain memperkuat spiritualitas anggota, program ini juga diharapkan mampu memperkuat citra positif organisasi di tengah masyarakat.

Salah satu pengurus PMPB Sumsel yang diberangkatkan umroh, Ilyasa Arifai (63) (SuaraIndo.id/Dok)

Salah satu pengurus yang diberangkatkan, Drs. H. Ilyasa Arifai (63), mengaku sangat bersyukur atas kesempatan tersebut.

“Perasaan saya luar biasa senang dan bersyukur kepada Allah SWT. Terima kasih kepada Ketua Umum PMPB Sumsel yang telah memberangkatkan kami. Semoga beliau selalu sehat, istiqomah, dan dimudahkan rezekinya,” ujarnya.

Ilyasa juga berharap ke depan PMPB Sumsel semakin dekat dengan masyarakat dan aktif dalam kegiatan sosial.

“Kami ingin PMPB lebih merakyat, membuang citra negatif yang selama ini melekat, dan semakin peduli terhadap persoalan sosial,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum PMPB Sumsel, M. Yusuf Malaya, menyampaikan bahwa program umrah gratis ini merupakan bentuk apresiasi kepada para pengurus yang telah setia dan loyal mendampingi organisasi selama puluhan tahun.

“Alhamdulillah, hari ini kami bisa melaksanakan manasik untuk memberangkatkan 64 orang pengurus dan keluarga besar PMPB. Ini bentuk rasa syukur kami kepada Allah SWT, sekaligus upaya memberikan yang terbaik bagi anggota,” katanya.

Yusuf Malaya mengungkapkan, sebagian besar penerima program umrah merupakan kader yang telah lebih dari 20 tahun berjuang bersama organisasi. Menurutnya, pemilihan peserta dilakukan tanpa unsur kedekatan pribadi.

“Saya tidak pilih-pilih. Ini bukan karena hubungan keluarga atau kedekatan, tapi karena panggilan Allah. Siapa yang sudah digariskan, insyaallah akan berangkat,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa program ini akan berkelanjutan. Ke depan, pihaknya menargetkan pemberangkatan umrah secara bertahap dalam beberapa gelombang.

“Insyaallah, setiap bulan kami upayakan bisa memberangkatkan sekitar 10 orang anggota, sesuai kemampuan dan kuota yang tersedia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua Umum PMPB Sumsel, M. Yusuf Malaya, menyampaikan bahwa PMPB Sumsel terus berupaya mengubah stigma negatif terhadap organisasi yang selama ini kerap disematkan masyarakat.

“Memang kami sering dianggap sebagai organisasi preman. Tapi kami ingin membuktikan bahwa kami bisa berbuat baik, bermanfaat, dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” katanya.

Selain bidang keagamaan, PMPB Sumsel juga tengah mengembangkan sejumlah program sosial dan ekonomi, seperti pembinaan UMKM, pemberdayaan masyarakat kurang mampu, serta rencana penguatan sektor pendidikan.

Ia mengungkapkan, pihaknya telah menjalin komunikasi dengan sejumlah akademisi dan perguruan tinggi, termasuk Universitas Islam Negeri (UIN) UIN Raden Fatah Palembang, guna merealisasikan program pendidikan jangka panjang.

“Ke depan, kami bercita-cita mendirikan lembaga pendidikan dari tingkat TK hingga universitas. Ini bagian dari kontribusi kami untuk pembangunan sumber daya manusia,” tuturnya.

Melalui program umrah dan berbagai kegiatan sosial tersebut, PMPB Sumsel berharap dapat semakin memperkuat peran organisasi sebagai mitra masyarakat dan pemerintah dalam membangun kehidupan sosial yang lebih religius, inklusif, dan berdaya saing.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan