Kemarau Panjang, Salinitas Sungai Kapuas Naik dan Berpotensi Ganggu Air Baku PDAM Pontianak
Suaraindo.id - Kota Pontianak tidak mengalami hujan dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi kemarau yang berkepanjangan ini berdampak pada meningkatnya kadar garam atau salinitas di Sungai Kapuas, yang selama ini menjadi sumber air baku utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Pontianak.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan yang diterimanya, kadar salinitas air baku Sungai Kapuas saat ini telah mencapai 300 miligram per liter. Angka tersebut dinilai sudah cukup rentan dan berpotensi memengaruhi kualitas air bersih yang diproduksi PDAM.
“Air baku Sungai Kapuas atau PDAM, laporan yang saya terima sudah 300 miligram per liter. Ini sudah cukup rentan. Mudah-mudahan ada turun hujan, baik di kota maupun di hulu terutama,” ujar Edi saat ditemui usai kegiatan, baru-baru ini.
Meski demikian, Edi memastikan bahwa PDAM Kota Pontianak hingga kini masih tetap memproduksi air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun, sejumlah langkah antisipasi terus dilakukan guna menjaga ketersediaan dan kualitas air di tengah kondisi kemarau.
“Antisipasi tetap dilakukan, PDAM masih memproduksi air karena ini merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Namun kami mengimbau warga untuk lebih bijak dan menghemat penggunaan air bersih,” katanya.
Ia mencontohkan, penggunaan air bersih untuk aktivitas yang tidak mendesak, seperti mencuci kendaraan, sebaiknya dikurangi atau menggunakan sumber air alternatif.
“Misalnya untuk cuci mobil, sebaiknya menggunakan air lain agar pemakaian air bersih bisa lebih dihemat,” imbaunya.
Edi berharap dalam beberapa hari ke depan hujan dapat turun, baik di wilayah Kota Pontianak maupun di daerah hulu Sungai Kapuas. Dengan demikian, kondisi salinitas air baku diharapkan kembali normal dan tidak mengganggu pelayanan air bersih kepada masyarakat.
“Kita berharap beberapa hari ke depan turun hujan sehingga fungsi air baku bisa kembali normal,” pungkasnya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Posting Komentar