Suaraindo.id – Pemerintah Kabupaten Ketapang kembali melanjutkan rangkaian Safari Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi dengan agenda kedua yang digelar di Masjid Al-Khair, Dusun Sei Beliung, Desa Sepakat Jaya, Kecamatan Nanga Tayap, pada Senin, 23 Februari 2026.
Kegiatan diawali dengan kunjungan dan peninjauan koperasi desa di wilayah Kecamatan Nanga Tayap sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan perekonomian masyarakat yang berkeadilan, sejalan dengan visi “Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang Maju dan Mandiri.”
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Ketapang menegaskan bahwa penguatan ekonomi desa harus menjadi prioritas bersama.
“Koperasi desa harus menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah hadir untuk memastikan pengelolaannya berjalan baik, transparan, dan benar-benar memberi manfaat bagi warga,” ujar Bupati.
Ia juga menambahkan bahwa pembangunan yang berkeadilan tidak hanya berbicara tentang proyek fisik, tetapi tentang memastikan masyarakat desa memiliki akses dan peluang yang sama untuk berkembang.
“Pembangunan berkeadilan berarti kita memastikan tidak ada yang tertinggal. Desa harus maju, ekonomi rakyat harus tumbuh, dan kesejahteraan harus dirasakan secara merata,” tegasnya.
Rangkaian Safari Ramadhan kemudian dilanjutkan dengan silaturahmi dan buka puasa bersama masyarakat yang dipusatkan di Masjid Al-Khair. Suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan terasa saat pemerintah dan warga duduk bersama menjelang waktu berbuka.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan bahwa Safari Ramadhan menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
“Safari Ramadhan ini bukan sekadar agenda tahunan. Ini adalah ruang untuk kita saling mendengar, memperkuat silaturahmi, dan membangun kebersamaan. Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, terutama di bulan penuh berkah ini,” ungkapnya.
Menurutnya, pembangunan bukan hanya soal infrastruktur dan program kerja, tetapi juga tentang menjaga kepercayaan dan merawat persatuan.
“Kita ingin Ketapang maju dan mandiri, tetapi yang paling penting adalah kebersamaan kita tetap terjaga. Dengan persatuan dan semangat gotong royong, saya yakin kita mampu mewujudkan Ketapang yang lebih baik,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, pemerintah kembali mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat semangat gotong royong, serta bersama-sama membangun Kabupaten Ketapang agar semakin maju, mandiri, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. Semoga setiap niat baik dan langkah yang dilakukan di bulan suci ini menjadi amal ibadah serta memperkokoh persaudaraan dalam bingkai kebersamaan.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













