Wabup Sekadau Dorong Percepatan Pembangunan Jaringan Listrik di Belitang Hulu

Suaraindo.id - Wakil Bupati Sekadau, Subandrio, mengungkapkan bahwa pada tahun 2023 Kabupaten Sekadau memperoleh program pembangunan jaringan listrik untuk sembilan desa. Namun hingga saat ini, pembangunan jaringan listrik pada tiga desa di Kecamatan Belitang Hulu—yakni Desa Tabuk Hulu, Desa Mengaret, dan Desa Bukit Rambat—belum dapat dilanjutkan.

Hal tersebut disampaikan Subandrio saat memimpin rapat koordinasi (rakor) terkait pemasangan jaringan listrik pada tiga desa dan satu puskesmas di Kecamatan Belitang Hulu, baru-baru ini.

Dalam rakor tersebut, ia menegaskan ingin mengetahui secara langsung berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, baik oleh pihak PLN, vendor pelaksana, maupun pemerintah kecamatan dan desa.

“Nah tentu ada beberapa hal, saya yakin bahwa ada beberapa kendala yang dialami di lapangan,” ujarnya.

Subandrio menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sekadau memberikan dukungan penuh kepada PT PLN (Persero) dalam percepatan pembangunan jaringan listrik tersebut. Ia menyebut, sejak 2023 hingga 2026 masyarakat di wilayah tersebut terus mempertanyakan kelanjutan program yang sangat dinantikan itu.

Menurutnya, kehadiran jaringan listrik bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menjadi faktor penting dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan, termasuk proses akreditasi Puskesmas di Desa Bukit Rambat.

Ia berharap seluruh pemangku kepentingan dapat terbuka menyampaikan hambatan yang ada agar solusi dapat segera dirumuskan.

“Nah ini nanti dari vendor apa kendalanya sehingga tidak ada perkembangan di lapangan,” tegasnya.

Sementara itu, Manager PT PLN (Persero) UP2K Kapuas Raya, Abdul Muiz Sufianto, menyampaikan komitmen pihaknya dalam mendukung percepatan pembangunan jaringan listrik di tiga desa tersebut.

Ia menjelaskan bahwa UP2K Kapuas Raya telah berkoordinasi dengan vendor terkait rencana pemasangan jaringan listrik dimaksud.

“Ketika surat ini hadir, kami juga sampaikan langsung ke vendor supaya kita mendukung program ini,” ujarnya.

Rakor tersebut diharapkan menjadi langkah konkret dalam mengurai kendala teknis maupun administratif, sehingga pembangunan jaringan listrik di Belitang Hulu dapat segera dilanjutkan dan masyarakat dapat menikmati akses listrik yang layak.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar

Postingan populer dari blog ini

100 Tahun Jam Gadang Jadi Momentum Perkuat Diplomasi Indonesia–Belanda

BPS Lombok Timur Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Grebeg Suro 2026 di Singkawang Digelar, Wako Tjhai Chui Mie Gaungkan Harmoni Budaya