4 Warga Asahan Kantongi Paspor Kerja ke Jepang, Wabup: Tingkatkan Skill Hadapi Persaingan Global

Suaraindo.id - Empat pencari kerja asal Kabupaten Asahan resmi mengantongi paspor untuk bekerja di Jepang. Penyerahan dilakukan Wakil Bupati Asahan Rianto, SH., M.A.P di sela talk show peningkatan skill dan kompetensi di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Selasa, 7/4/2026. Talk show digelar untuk mengisi peluang kerja di Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, perwakilan Rektor UNA, perwakilan Rektor STMIK ROYAL, serta para kepala sekolah SMA dan SMK se-Kabupaten Asahan. Dalam sambutannya, Wabup Rianto menegaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci utama menghadapi persaingan global. “Kami berharap para peserta dapat meningkatkan kemampuan dan kompetensinya agar mampu bersaing,” ujarnya. Rianto juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan pelaku industri. “Kolaborasi ini untuk menciptakan tenaga kerja yang siap pakai dan mampu menjawab kebutuhan DUDI,” tegasnya. Momen puncak talk show adalah penyerahan paspor kepada 4 pencari kerja asal Asahan yang akan diberangkatkan ke Jepang. Penyerahan simbolis dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Asahan dan menjadi bukti nyata link and match antara pelatihan kerja dan kebutuhan industri luar negeri. Rangkaian acara diawali menyanyikan Lagu Indonesia Raya, doa, sambutan Wakil Bupati, penyerahan paspor, dan ditutup foto bersama. Kegiatan berakhir pukul 17.00 WIB dan berjalan aman, lancar, serta sukses. Pemkab Asahan berkomitmen terus mendorong peningkatan skill dan kompetensi tenaga kerja lokal agar mampu menembus pasar kerja nasional hingga internasional.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

100 Tahun Jam Gadang Jadi Momentum Perkuat Diplomasi Indonesia–Belanda

BPS Lombok Timur Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Grebeg Suro 2026 di Singkawang Digelar, Wako Tjhai Chui Mie Gaungkan Harmoni Budaya