Bupati Lombok Timur Bersumpah Tutup Perusahaan Mitra Jika Bebani Peternak Ayam

Editor: Hendrik Syahputra author photo
SUARAINDO.ID ------ Bupati Lombok Timur menyatakan sikap tegas terhadap perusahaan mitra yang dinilai memberatkan para peternak ayam. ‎ ‎Pernyataan tersebut disampaikan setelah Bupati menerima langsung keluhan peternak terkait tingginya harga pakan, bibit ayam (DOC), serta kebutuhan operasional lainnya yang dinilai semakin menekan usaha mereka. ‎ ‎Bupati mengaku kecewa mendengar kondisi yang dialami peternak. ‎ ‎Kemitraan seharusnya memberikan keuntungan yang adil bagi kedua belah pihak, bukan justru membuat peternak kesulitan bertahan. ‎ ‎“Kalau perusahaan mitra ini justru membebani peternak, saya tidak segan-segan menutup operasionalnya di Lombok Timur,” tegas Bupati, saat bertemua langsung dengan para peternak ayam di pendopo sagu, jumat 17 April 2026. ‎ ‎Menurutnya, tingginya biaya produksi memaksa banyak peternak mencari cara agar tetap bisa menjalankan usaha. ‎ Salah satu langkah yang ditempuh adalah menggunakan gas LPG 3 kilogram sebagai bahan bakar pemanas kandang ayam, karena dinilai lebih terjangkau. ‎ ‎Bupati menilai kondisi tersebut menjadi indikator bahwa beban biaya yang ditanggung peternak sudah berada pada titik yang mengkhawatirkan. ‎ ‎"Pemerintah daerah tidak akan tinggal diam melihat situasi tersebut," pungkasnha ‎ ‎Sebagai langkah tindak lanjut, Bupati meminta Dinas Peternakan Kabupaten Lombok Timur segera mengagendakan pertemuan dengan seluruh perusahaan mitra. ‎ ‎“Saya minta Dinas Peternakan segera memfasilitasi pertemuan. Semua perusahaan harus hadir,” ujarnya. ‎ ‎Bupati berharap, melalui pertemuan tersebut ada kesepahaman antara perusahaan mitra dan peternak, sehingga pola kemitraan dapat berjalan lebih sehat tanpa merugikan salah satu pihak.
Share:
Komentar

Berita Terkini