TNI Berakar dari Laskar Rakyat, TMMD ke-128 Dipusatkan di Desa Paok Lombok
SUARAINDO.ID ------- Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, mewakili Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin, resmi membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026.
Sekda menyampaikan apresiasi atas konsistensi pelaksanaan TMMD yang kini memasuki edisi ke-128.
TMMD bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wujud nyata Operasi Bhakti TNI dalam mengakselerasi pembangunan sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Sejarah TNI berakar dari laskar rakyat. Nilai historis ini terus dilestarikan melalui kerja nyata di tengah masyarakat, salah satunya lewat program TMMD,” ujarnya.
Tahun ini, pelaksanaan TMMD dipusatkan di Desa Paok Lombok, Kecamatan Suralaga.
Sejumlah sasaran fisik menjadi prioritas, meliputi pembangunan empat unit sumur bor dan satu bak penampungan air, rehabilitasi dua unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan satu unit MCK, rabat jalan usaha tani sepanjang 60 meter, serta pembangunan talut jalan usaha tani sepanjang 1.130 meter.
Sekda mengakui, keterbatasan anggaran dan sumber daya membuat pemerintah daerah tidak dapat membangun seluruh wilayah secara serentak. Karena itu, TMMD dinilai menjadi solusi strategis dalam percepatan pemerataan pembangunan di desa.
Sekdes berharap hasil TMMD dapat dijaga dan dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang, sekaligus mendukung terwujudnya visi Lombok Timur SMART (Sejahtera, Maju, Adil, Religius, dan Transparan).
Sementara itu, Komandan Kodim 1615/Lombok Timur selaku Dansatgas TMMD ke-128, Letkol Inf. Eky Anderson, melaporkan kesiapan penuh personel dan dukungan anggaran. Program ini akan berlangsung selama 30 hari, mulai 22 April hingga 21 Mei 2026.
Menurutnya, selain fokus pada pembangunan infrastruktur pertanian, sarana air bersih, hunian, dan sanitasi, TMMD juga menggelar kegiatan nonfisik.
Satuan Setingkat Kompi (SSK) yang terdiri dari 150 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait akan melaksanakan penyuluhan wawasan kebangsaan, sosialisasi rekrutmen TNI, bahaya narkoba, penanggulangan bencana, serta edukasi kesehatan terkait stunting dan keluarga berencana.
Sebagai bentuk kepedulian lingkungan, Satgas TMMD juga mengagendakan penanaman 1.000 pohon dan layanan pengobatan gratis bagi masyarakat.
Program TMMD ini didukung pendanaan kolaboratif dari APBD Kabupaten Lombok Timur Tahun 2026 dan anggaran Mabes TNI.
Pembukaan TMMD ditandai dengan pemukulan gong oleh Sekda. Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis.
Danrem 162/Wira Bhakti, didampingi Sekda dan jajaran Forkopimda, menyerahkan bantuan penanganan stunting dari anggota Kodim 1615/Lotim, paket sembako, serta bantuan Basic Charity Device (BCD) kepada masyarakat sasaran.
Komentar
Posting Komentar