Suaraindo.id – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail, menghadiri Seminar Kepemudaan 2024 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Mempawah di Gedung PGRI Mempawah pada Senin malam (28/10/2024). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-96, dengan Pj Bupati Ismail berperan sebagai keynote speaker di hadapan ratusan mahasiswa.
Dalam sambutannya, Ismail menyoroti hasil Sensus Penduduk 2020 yang menunjukkan bahwa 53,8 persen penduduk Indonesia terdiri dari generasi milenial dan generasi Z. “Kelompok usia ini, yang berusia antara 16 hingga 30 tahun, memiliki potensi besar untuk pembangunan berkelanjutan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa jumlah pemuda di Kabupaten Mempawah mencapai sekitar 81.227 jiwa, atau sekitar 25,97 persen dari total populasi. Ismail menekankan pentingnya penguatan kualitas pemuda sebagai bagian integral dari perencanaan pembangunan. “Pembangunan pemuda menjadi salah satu fokus utama dalam kebijakan kami,” tambahnya.
Ismail juga menggarisbawahi pentingnya strategi pengembangan kewirausahaan untuk menekan angka pengangguran nasional. Ia mencatat bahwa pemuda sering kali menghadapi keterbatasan sumber daya, pengalaman, dan jejaring dalam berwirausaha. “Oleh karena itu, kebijakan kewirausahaan yang responsif terhadap kebutuhan pemuda sangat diperlukan agar potensi mereka dapat terealisasi sebagai solusi untuk masalah pengangguran,” tuturnya.
Sebagai bagian dari dukungan pemerintah, Ismail menjelaskan beberapa program anggaran yang telah dilaksanakan di bidang kepemudaan, termasuk Program Pengembangan Kapasitas Daya Saing Kepemudaan, Keolahragaan, dan Kepramukaan. “Kami berkomitmen untuk memperkuat kapasitas pemuda, sehingga mereka dapat menjadi entrepreneur yang sukses,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Ismail mendorong para pemuda untuk mengambil kesempatan dalam dunia kewirausahaan. “Menjadi entrepreneur muda menawarkan banyak peluang, tetapi juga datang dengan tantangan signifikan. Dengan persiapan matang, dukungan lingkungan, dan kemauan untuk belajar, pemuda dapat meraih kesuksesan dalam dunia kewirausahaan,” tutupnya.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah bagi pemuda untuk berdiskusi dan berbagi ide, tetapi juga sebagai langkah konkret dalam meningkatkan peran pemuda dalam pembangunan daerah.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













