PC PMII Mempawah Gelar Seminar Moderasi Beragama, Perkuat Toleransi di Era Digital

  • Bagikan
Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Mempawah saat menggelar Seminar Moderasi Beragama sebagai rangkaian kegiatan Pelantikan Akbar Komisariat dan Rayon, Senin (22/12/2025). SUARAINDO.ID/SK

Suaraindo.id – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Mempawah menggelar Seminar Moderasi Beragama sebagai rangkaian kegiatan Pelantikan Akbar Komisariat dan Rayon, Senin (22/12/2025). Kegiatan ini berlangsung di Rumah Budaya Melayu dengan mengusung tema “Sinergi Pengurus Baru untuk PMII yang Lebih Visioner.”

Seminar tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kapolres Mempawah yang diwakili Kapolsek Mempawah Hilir IPTU Suhartadi, Ketua IKA PMII Mempawah Misran, Ketua PC PMII Mempawah Hafit, serta Ketua KOPRI PC PMII Mempawah Cindy Wulandari.

Turut hadir Ketua Rayon dan Komisariat PMII se-Kabupaten Mempawah, perwakilan organisasi kepemudaan (OKP), para demisioner PC PMII Mempawah, perwakilan PC dan PAC IPNU–IPPNU Mempawah, perwakilan ILP Mempawah, kader cabang, rayon, dan komisariat PMII, serta siswa-siswi SMA/SMK/MAN di Kabupaten Mempawah.

Seminar bertajuk “Moderasi Beragama di Era Digital: Memperkuat Toleransi dan Persatuan Bangsa” ini menghadirkan pemateri M. Nashir, S.Hi., M.Pd., yang juga menjabat sebagai Sekretaris Mabincab PMII Mempawah.

Dalam paparannya, M. Nashir menekankan pentingnya sikap moderat dalam beragama di tengah derasnya arus informasi digital yang berpotensi memicu polarisasi, hoaks keagamaan, serta penyebaran paham intoleran dan radikal.

“Sikap moderasi beragama menjadi kunci untuk menjaga persatuan bangsa, terutama di era digital yang memungkinkan informasi menyebar sangat cepat tanpa filter,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana yang juga Ketua Komisariat PMII STAIM, Sufriadi, menjelaskan bahwa seminar ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai konsep moderasi beragama sebagai sikap beragama yang adil, seimbang, dan toleran.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kritis agar masyarakat lebih bijak dalam menyaring informasi keagamaan yang beredar di media sosial dan ruang digital.

“Melalui seminar ini, kami berharap dapat mencegah penyebaran paham ekstremisme, radikalisme, dan intoleransi yang kerap berkembang di platform digital, sekaligus memperkuat nilai toleransi antarumat beragama sebagai fondasi persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Sufriadi.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga diharapkan mendorong peran aktif masyarakat dalam menciptakan ruang digital yang sehat, damai, dan beretika, serta meneguhkan komitmen kebangsaan yang berlandaskan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan keutuhan NKRI melalui praktik moderasi beragama.

“Dengan terselenggaranya seminar ini, PC PMII Mempawah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat moderasi dan toleransi beragama, mendorong praktik keagamaan yang inklusif dan saling menghormati, serta menolak paham keagamaan yang ekstrem, eksklusif, dan radikal demi terwujudnya kehidupan bermasyarakat yang harmonis,” pungkasnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan