Kebakaran di Kawasan Padat Penduduk Singkawang Telan Satu Korban Jiwa

  • Bagikan

Suaraindo.id- Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Kota Singkawang Kalimantan Barat. Kali ini peristiwa kebakaran terjadi di permukiman padat penduduk di jalan Kridasana gang 70, RT.026 / RW.010, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Kalimantan Barat pada Kamis (4/3/2021).

Dari keterangan Ketua RT.026/RW.010 Bujang, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 03:00 Wib, namun penyebab kebakaran tersebut  belum diketahui dimana api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 06.00 wib.

Setelah api dapat dijinakan warga setempat pun menaruh curiga sebab salah satu warga Ajie (67) tidak keluar rumah saat kebakara  terjadi. Setelah petugas melakukan penyelusuran korban sudah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam reruntuhan toilet rumahnya.

“Kira-kira pukul 03:00 Wib, kejadian belum diketahui penyebab nya. Api padam sekitar jam 06:30 Wib, namun Ajie (korban) ditemukan di runtuhan di dalam WC, dan Ajie juga bukan warga saya, merupakan warga pendatang dan tidak melapor ke pihak RT setempat,” ungkap Bujang.

Peristiwa kebakaran tersebut menghanguskan sedikitnya 6 unit rumah warga, namun 3 unit rumah tidak terlalu parah, dan 3 unit rata dengan tanah. Sementara kerugian akibat kebakaran tersebut belum di dapat dipastikan.

Lie Fab Phin (49) yang rumahnya ikut hangus terbakar mengaku syok dengan peristiwa yang menimpa dirinya bersama warga lainnya.

“Syok saya saat kejadian, namun kebakaran hanya bagian atas saja yang terbakar,” katanya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pemadam Kebakaran Swasta (APKS) Kota Singkawang Malika turut prihatin atas musibah kebakaran yang menghanguskan sejumlah rumah warga tersebut terlebih dalam inisiden tersebut juga menelan korban jiwa

“Bagi warga yang mempunyai altar untuk lebih waspada, dikarenakan rawan kebakaran, ini sudah 2 tempat menelam korban jiwa, suatu keprihatian saya atas insiden kebakaran,” jelasnya.

Ia juga menyarankan dan menegaskan kepada pihak pemerintah setempat agar bersosialisasi kepada masyarakat agar bisa memahami apa penyebab kebakaran bisa terjadi, selama ini masyarakat tidak pernah tahu dengan jelas apa penyebab sebuah kebakaran.

“Masyarakat selama ini tidak pernah tahu penyebab kebakaran, jangan sampai saling beradu pendapat dan pada hasilnya akan mengarah sebuah penuduhan yang kurang baik,” tambahnya.

Kedepan ia juga meminta adanya sanksi bagu siapapun yang tidan berhati-hati sehingga dapat menyebakan terjadinya musibah kebakaran.

  • Bagikan