Suaraindo.id – Pemkab Batu Bara serius jamin kehalalan daging. Wakil Bupati Syafrizal, S.E., M.AP menyatakan akan menggandeng Juru Sembelih Halal dan MUI untuk gelar pelatihan serentak bagi juru sembelih se-Batu Bara. Peserta yang lulus bakal kantongi sertifikat resmi.
Hal itu disampaikan Wabup saat Pelantikan dan Pengukuhan DPD JULEHA Kabupaten Batu Bara sekaligus Pelatihan Juru Sembelih Halal 2026 di Desa Dahari Indah, Kecamatan Talawi, Selasa, 20/1/2026.
Kegiatan mengusung tema “Mewujudkan Juru Sembelih Halal yang Profesional, Amanah, dan Bersertifikat”. Hadir Asisten II Setdakab Rusian Heri, Plt. Kadis Perikanan dan Peternakan Antoni Ritonga, Sekretaris DPW JULEHA Sumut Ustadz Muhammad Agung, dan Ketua BAZNAS Khaidir Jumu’ah.
Acara dibuka pembacaan ayat suci oleh Muammar Khadafi. Pelantikan dipimpin Sekretaris DPW JULEHA Sumut Ustadz Muhammad Agung. Ustadz Rahmad resmi dikukuhkan sebagai Ketua DPD JULEHA Batu Bara.
Ustadz Rahmad berterima kasih atas amanah. Ia berkomitmen merangkul semua juru sembelih. “JULEHA hadir bukan memecah, tapi menyatukan. Kita beri edukasi penyembelihan halal yang benar,” tegasnya. Ia berharap kolaborasi dengan Pemkab, Kemenag, dan MUI untuk pastikan proses sembelih sesuai syariat.
Wabup Syafrizal apresiasi peran JULEHA mengawal pemotongan halal. Ia minta juru sembelih serius ikut pelatihan. Tujuannya jelas: sembelih sesuai syariat, pedagang dan warga aman dan nyaman.
Wabup soroti masih adanya isu kehalalan pemotongan, terutama unggas. Ia minta pengurus JULEHA data semua tempat pemotongan hewan di Batu Bara. “Pastikan prosesnya halal. Jangan ada keraguan di masyarakat,” tegasnya.
Pelantikan ini jadi komitmen JULEHA jamin daging yang dikonsumsi umat sesuai syariat dan standar kesehatan. Langkah berikutnya: pelatihan serentak, sertifikat dibagikan, pengawasan diperketat.













