![]() |
| M Togar Rayditya, S.H., M.H. (Pengusaha, Akademisi, dan Tokoh Muda Pengusaha Sumsel) (Dok Ist/SuaraIndo.Id) |
M Togar Rayditya sebagai putera daerah OKU Timur itu menyatakan bahwa program ini merupakan jawaban atas tantangan pengangguran usia muda produktif dan menjawab upaya memperkuat struktur hilirisasi ekonomi pedesaan di wilayah yang mendapat amanah sebagai 4 besar daerah di Sumatera Selatan dengan bonus demografi terbesar. OKU Timur memiliki 305 Desa dan 7 Kelurahan, tentu ini adalah momentum baik dan tepat, Sultan Muda Sumsel dan IBGKSS hadir sebagai jembatan penghubung sultan muda daerah membawa potensi lokal ke global.
"OKU Timur memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa, terutama di sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan industri kreatif di UMKM. Melalui program “Satu Desa, 10 Pengusaha Muda Baru”, kami ingin memastikan bahwa pemudadesa khususnya di OKU Timur tidak lagi hanya menjadi penonton, tetapi menjadi motor penggerak ekonomi di tanah kelahirannya sendiri," ujarnya saat dibincangi
Dalam program strategisnya, ia mengungkapkan roadmap dan visi misi dengan mengemas Sultan Muda dari Desa dengan EMAS dimulai dari OKU TIMUR EMAS melalui tujuan prioritas dalam memajukan tanah kelahirannya itu, antara lain :
VISI :
“Mewujudkan OKU Timur dengan Sultan Muda Sumsel sebagai pusat penggerak pertumbuhan ekonomi baru melalui kemandirian pengusaha muda dari desa yang Edukatif, Modern, Adaptif, dan Sejahtera.”
MISI OKU TIMUR EMAS : “Satu Desa, Sepuluh Pengusaha Muda” :
- Edukasi dan Ekosistem Bisnis : Membangun mentalitas dan kapasitas wirausaha dengan melakukan kaderisasi inklusif untuk mencetak 10 Pengusaha Muda di setiap desa melalui pelatihan manajemen, legalitas, dan kepemimpinan demi terbentuknya pengusaha muda daerah yang berkualitas.
- Modernisasi dan Hilirisasi : Memberikan nilai tambah pada potensi lokal (Lumbung Pangan) dengan mendorong penerapan teknologi tepat guna untuk mengolah bahan mentah menjadi produk jadi (produk olahan pertanian/perkebunan) langsung dari desa demi peningkatan pendapatan masyarakat desa melalui produk bernilai jual tinggi.
- Adaptasi Digital dan Pasar : Memperluas jangkauan di era teknologi dan AI dengan memfasilitasi digitalisasi UMKM desa, pendampingan pemasaran online, serta membuka akses jejaring pasar nasional dan internasional demi produk unggulan desa OKU Timur mampu bersaing secara global.
- Sinergi Modal dan Jaringan : Menjangkau akselerasi dan keberlanjutan pertumbuhan usaha dengan membangun kolaborasi strategis dengan perbankan, investor, dan pemerintah untuk akses permodalan bagi pengusaha pemula demi terciptanya ekosistem usaha yang sejahtera, kokoh & berkelanjutan.
Di bawah kepemimpinan saya melalui IBGKSS maupun sebagai tim teknis Sultan Muda Sumsel ini, jika saya diizinkan memimpin mulai dari kampung saya di OKU TIMUR, saya bercita-cita ingin menjadi jembatan penghubung strategis bagi pemuda-pemudi desa seluruh wilayah OKU Timur untuk kita naik kelas bersama, bertukar pikiran visi kemajuan daerah, dan mulai pendampingan usaha dari hulu hingga ke hilir. Ini saatnya para pemuda kita menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
"Saya mengundang seluruh elemen pemuda-pemudi di desa-desa seluruh wilayah OKU Timur untuk ikut serta berkontribusi bersama. Ini adalah momentum bagi kita untuk bertransformasi dari hanya sebagai pencari kerja hingga kita mampu menjadi pencipta lapangan kerja yang sebesar-besarnya dengan produktif dan konsisten. Kita tidak hanya ingin menjadi pemuda desa yang hanya bermimpi kerja di kota besar saja, tapi ayo kita bawa pemikiran kotanya ke desa kita melalui ekosistem bisnis yang kuat, transformatif, dan berkelanjutan. Inilah kontribusi nyata Sultan Muda Desa hadir untuk OKU Timur yang lebih Maju dan Mulia.” Tutup Togar(*)
