Lagi, Dugaan Kasus Bullying Terjadi di Margangsan, Polisi Turun Tangan Selidiki Informasi

  • Bagikan
Personil Polsek Mergangsan saat melakukan pengecekan informasi terkait laporan warga, permasalahan Bully. (Suaraindo.id/Rifkhi Wirawan)

Suaraindo.id – Kepolisian Sektor Mergangsan Polresta Yogyakarta merespon laporan masyarakat, terkait dugaan pembullyan terhadap anak dibawah umur berinisial N warga salah satu desa di wilayah Kecamatan Mergangsan, Yogyakarta, Kamis (2/1/2025) pagi.

Kunjungan dan respon cepat Polsek tersebut dihadiri AKP Mayar dan IPTU Dewa Ayu didampingi Bhabinkamtibmas Aipda Widarmono, Kamis (o2/1/2o25)

“Kunjungan kami ke rumah warga dalam rangka memastikan rasa aman kepada masyarakat, dan secara khusus kami menerima laporan dari masyarakat yang anaknya diduga mendapat aksi bully,” ujar Aipda Widarmono.

Pada kesempatan itu Polsek Mergangsan memberikan himbauan dan motivasi kepada para anak, agar selalu menghormati kedua orangtua dan juga para guru di sekolah serta selalu giat dalam belajar agar cita-citanya bisa tercapai.

Polisi juga menghimbau agar para pelajar tidak melakukan bully atau perundungan terhadap teman-temannya di sekolah.

Secara terpisah, ibu korban Santi kepada wartawan saat dikonfirmasi, membenarkan kunjungan Polsek Mergangsan dalam rangka tindak lanjut informasi yang dilaporkan.

“Anak saya sering mendapat perlakukan bully oleh oknum remaja pria berinisial R. Ini sudah sering terjadi, kemarin puncaknya pada Rabu 1 Januari sekitar jam 1 siang. Anak saya dikatain R sebagai anak iblis dan anak orang miskin,” ungkap Santi.

Santi berharap, dengan laporannya ke pihak Kepolisian, untuk mendapatkan rasa adil. Kondisi putrinya juga mengalami trauma, atas peristiwa bully tersebut.

“Anak saya nggak mau sekolah, anak saya dipermalukan didepan teman-temannya. Maka, saya laporkan peristiwa ini ke Polsek Mergangsan dan Bapak Kapolresta Yogyakarta,” sambungnya.

Sekretaris DP3AP2KB atau Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Yogyakarta, Sarmin mengaku telah menerima laporan dari ibu korban.

“Kita tampung laporannya. Dan kita berikan atensi,” kata Sarmin.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan