Enam Orang di NTT Positif Covid-19? Cek Faktanya Disini.

  • Bagikan
Suaraindo.id – Sejak Minggu (12/4/2020) beredar kabar di jagat maya bahwa Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terdapat enam orang yang dinyatakan positif Covid-19. Informasi yang masih simpang siur itu membuat heboh netizen.
Setelah media ini melakukan penelusuran, didapati bahwa ada beberapa media lokal yang juga turut memberitakam jumlah orang terpapar Covid-19 di NTT, bahkan ada satu media yang memberitakan dengan judul Enam Orang di NTT Dinyatakan Positif Corona. Hal itu menyebabkan banyak netizen hanya membaca judul dan menge-share kemana-mana.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, dr. Jelamu Ardu Marius di laman Facebook Pusdalobs Provinsi NTT mengatakan, hingga kemarin jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di NTT sebanyak 813 orang, dan Pasien Dalam Pemantauan (PDP) sebanyak18 orang dan yang sudah positif melalui hasil uji swab sebanyak 1 orang. Sedangkan 5 warga NTT lainnya terindikasi positif Virus Corona (Covid-19) sesuai hasil rapid test yakni 2 orang di Kabupaten Rote Ndao, dan 3 orang di Kabupaten Sikka.
“Untuk memastikan seseorang positif Corona tidak hanya lewat rapid test, tetapi pemeriksaan sampel lendir yang diambil dengan metode swab, yang nantinya diperiksa menggunakan metode PCR. ODP itu akan menjalani pemeriksaan PCR (Polimerase Chain Reaction),” jelasnya.
Hingga saat ini jumlah ODP adalah 813 orang. Sementara Pasien Dalam Pemantauan (PDP) di NTT juga terdapat 18 orang dan Pasien Positif sebanyak 1 Orang. Dapat pula disampaikan bahwa hingga saat ini sudah ada 26 sampel hasil Laboratorium yang negatif, 1 sampel hasil Laboratorium Positif dan 16 sampel belum ada hasil. (Data Minggu (12/04/20) Pukul 21.00 WITA).
Dia juga mengatakan, Pemerintah NTT terus mengimbau kepada seluruh warga NTT yang baru pulang melakukan perjalanan keluar daerah, terutama dari daerah terinfeksi Covid -19 agar mengisiolasi diri dan juga bagi Masyarakat NTT agar menjalankan pola hidup sehat, dengan menjaga jarak ketika bertemu, jangan bersentuhan, selalu membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun dan menghindari kerumunan.
Pemerintah Daerah Provinsi NTT juga berharap agar masyarakat dapat menunda kegiatan-kegiatan yang melibatkan banyak orang, selain itu diharapkan agar setiap RT/RW dapat memantau pergerakan arus orang yang masuk dan keluar di wilayahnya. (Dedy)
  • Bagikan