Suaraindo.id — PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Barat 2 (UPP KLB 2) melaksanakan kegiatan survei awal program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di kawasan wisata Air Terjun Brunyau, Desa Riyam Piyang, Kecamatan Bunut Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Kegiatan ini menjadi langkah awal PLN dalam mendukung pengembangan potensi wisata desa melalui program TJSL yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Dalam pelaksanaan survei tersebut, PLN UPP KLB 2 diwakili oleh Wili Juliansyah dan Jesicha Itlay yang turut didampingi oleh tiga orang perwakilan Desa Riyam Piyang, salah satunya Bendahara Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Puta.
Survei dilakukan dengan meninjau langsung kondisi lokasi Air Terjun Brunyau yang direncanakan menjadi objek pengembangan wisata melalui pembangunan fasilitas pendukung di kawasan tersebut guna meningkatkan potensi ekonomi masyarakat desa.
Pada kesempatan tersebut, pihak desa menyampaikan rencana pembangunan bendungan kecil yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai kolam renang atau tempat pemandian bagi wisatawan yang berkunjung ke Air Terjun Brunyau. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata sehingga pengunjung tidak hanya menikmati panorama alam dan berswafoto, tetapi juga dapat merasakan pengalaman wisata air yang lebih nyaman dan menarik.
Rencana pengembangan ini juga sejalan dengan implementasi SDGs Desa, khususnya poin pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, serta pengembangan kawasan wisata berbasis potensi lokal.
Bendahara BUMDes Desa Riyam Piyang, Puta, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian PLN terhadap potensi wisata yang dimiliki desa mereka. Menurutnya, rencana pembangunan bendungan di kawasan Air Terjun Brunyau menjadi harapan besar masyarakat untuk meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga sekitar.
“Kami berharap pembangunan ini dapat segera direalisasikan sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat, baik dalam peningkatan sektor pariwisata maupun pertumbuhan ekonomi masyarakat desa,” ujar Puta.
Manager PLN UPP KLB 2, Ronald Lapasau, menyampaikan bahwa kegiatan survei ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat melalui program TJSL yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Menurutnya, PLN terus berupaya menghadirkan program yang tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga mampu mendorong kemandirian masyarakat desa melalui pengembangan potensi daerah. “Kami berharap program TJSL ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Riyam Piyang sekaligus mendukung pencapaian SDGs melalui pengembangan sektor wisata lokal yang berkelanjutan dan bernilai ekonomi,” ungkap Ronald Lapasau.
Melalui kegiatan survei ini, PLN UPP KLB 2 bersama Pemerintah Desa Riyam Piyang berharap terjalin sinergi yang berkelanjutan dalam mendukung pengembangan kawasan wisata Air Terjun Brunyau. Dengan kolaborasi yang baik antara perusahaan dan masyarakat, program TJSL diharapkan mampu menghadirkan manfaat nyata, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ekonomi desa, serta mendukung terwujudnya pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Kapuas Hulu.













