Sekilas Info

Lingkungan

Cemari Lingkungan, Komisi 3 DPRD Kubu Raya Minta Tutup Sementara Pabrik PT BPK

Suaraindo.id - Masyarakat Desa Mega Timur Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya ,Kalbar mengeluhkan limbah Pabrik Pengolahan Sawit PT Bumi Pratama Khatulistiwa (BPK) yang dibuang disekitar pabrik dan mengakibatkan Debu serta Air yang mencemari lingkungan disekitar Pabrik tersebut.

Hal tersebut menjadi perhatian salah satu Anggota DPRD Kabupatn Kubu Raya Komisi 3, Yoga Irawan yang juga Anggota Legislatif Dapil Sungai Amabwang dan Kecamatan Kuala Mandor B dan kemudian menindaklanjuti dengan mendatangi Pabrik Pengolahan Sawit PT BPK itu.

“Berdasarkan keluhan Warga tersebut saya bersama Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Kubu Raya mendatangi dan Lakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) guna menindak lanjuti keluhan Warga kepada Komisi 3 DPRD Kubu Raya,” terang Yoga.

Dari hasil sidak tersebut Yoga Irawan melihat ada beberapa kejanggalan dalam pengolahan limbah dari PT BPK yang memiliki kolam pengolahan tetapi terlihat dibuat asal-asalan dan tidak sesuai standar Amdal.

“Hal itu diakui sendiri oleh pihak Perusahaan dan Badan Lingkungan Hidup sehingga limbah yang dihasilkan dari Pengolahan Sawit diduga mencemari lingkungan masyarakat setempat,” ungkap Yoga.

Menurutnya, dari kasat mata saja terlihat bagaimana Debu pengolahan Pabrik Sawit tersebut menyebar dilingkungan masyarakat yang bisa saja menyebabkan efek negatif kepada masyarakat yang bermukim di sekitar Pabrik tersebut.

Ia berharap PT BPK memperhatikan Syarat dan ketentuan Amdal yang ditetapkan Pemerintah melalui Badan Lingkungan Hidup dan juga memperhatikan dampak dari limbah hasil pengolahan Pabrik PT BPK.

“Jangan hanya mengelola hasilnya saja tanpa melihat dampaknya bagi masyarakat dan lingkungan, demikian juga saya berharap Pihak Pemerintah dalam Hal ini BLH harus mengawasi serta menguji secara berkala Amdal di Perusahaan tersebut, Jika Menyalahi kami Komisi 3 merekomendasikan untuk menutup sementara Pabrik ini,” tegas Yoga.

Komisi 3 masih menunggu hasil Laboratorium Limbah dari Pabrik PT BPK karena dari Uji Laboraorium itu akan nampak sebesar apa Kandungan Limbah itu dan seberapa bahayanya buat masyarakat dan lingkungan.

“Kami Komisi 3 setelah melihat kondisi sekitar Pabrik PT BPK dan mendengar Keluhan Masyarakat akan segera membentuk Pansus terkait PT BPK ini,” tegas Yoga.

Penulis: Tim Liputan
Editor: Kundori

Baca Juga