Suaraindo.id- Peristiwa lakalantas terjadi di jalan Bambang Ismoyo, depan mesjid Miftahul Yaqin, Kelurahan Jawa, Kecamatan Singkawang Tengah, Kalimantan Barat, pada hari Rabu (17/2/2021) pukul 08:25 Wib pagi.
Peristiwa lakalantas tersebut melibatkan kendaran sepeda motor dengan mobil tangki yang membuat korban yang berboncengan meninggal dunia saat hendak dibawa ke RSU.
Berdasarkan laporan kecelakaan Kasat Lantas Polres Singkawang selaku penyidik AKP. syaiful Bahri mengatakan penumpang sepeda motor honda scopy meninggal saat hendak dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU), dan korban pengendara sepeda motor mengalami patah di bahu bagian kanan dengan korban pengendara motor yahama F1 ZR mengalami luka patah tulang di jari kelingking kanan.
“Satu Korban yang yang merupakan penumpang sepeda motor yang dibonceng meninggal dunia bernama Citra Ralina Dea (16), korban pengendara motor mengalami patah tertutup di bahu kanan bernama Uray Marshela (16) dan satu korban bernama Dika (19) luka patah tulang jari kelingking.” paparnya
Dikatakan Kasat Lantas Polres Singkawang bahwa korban meninggal menggunakan motor Honda Scopy dengan plat nomor kendaraan KB.3425.YZ dengan motor Yamaha F1 ZR KB.2986.WZ.
Suaraindo.id saat di tempat laka lantas, menemui petugas satlantas Brigpol Donata yang sedang meninjau keadaan saat kecelakaan tempat kejadian.
“Untuk kronologi kecelakaan kami belum berani memastikan dikarenakan masih dalam proses penyelidikan dan minta keterangan dari kedua pihak korban dan saksi-saksi.” tutupnya.
Dika (19) warga Kelurahan Beringin Baru, Kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang korban luka patah tulang jari kelingking mengatakan, saat kejadian ia hendak melewati mobil dan korban dari arah berlawanan juga hendak melewati mobil tangki dan pertengahan lalu terjadilah kecelakaan.
“Saya dari arah Sungai garam dan korban dan arah bambang ismoyo yang hendak menyelip mobil tangki pas didepan ada motor tossa saya juga mau nyelip, korban sudah ditengah mobil tangki, kemungkinan yang dibelakang terlindas mobil tangki.” katanya.
Ditempat berbeda suaraindo.id menemui Ketua RT.039 RW.013 Pak Wid di warkop simpang empat lampu merah Perum Kelurahan Roban Kecamatan Singkawang Tengah, Kota Singkawang, menjelaskan ketika ia mendapatkan informasi bahwa ada motor nyelip mobil tangki dan terlindas mobil tangki.
“Untuk kronologi kecelakaan saya tidak tahu persis, namun info yang saya dapat bahwa motor korban di belangkang ada mobil tangki, kemungkinan tidak terkejar ketika mau nyelip.” ujar Wid.
Ia mengatakan kemungkinan korban tidak terkejar pada saat itu, lalu tersenggol atau menyenggol antara motor korban. Pada saat itu korban hendak ke sekolahan SMK 2 di Sungai Wei.
“Mungkin tersenggol atau menyenggol antara mobil dan motor, korban yang dibonceng jatuh ke kiri dan korban jatuh ke sebelah kanan, jadi posisi korban mau ke arah Sungai Wei dan korban yang satunya dari arah Sungai Garam.” ujarnya.
Ia bersama pihak keluarga korban berharap foto korban dilarang untuk di publikasikan.
“Untuk foto korban kami tidak berani ambil, dikarenakan kondisi kepala korban hancur. Saya sebagai Ketua RT korban, harus mengurus warga saya dari RSU Abdul Azis, mencucikan jenazah sampai selesai permakaman korban.” pungkas Ketua RT.039 RW.013.












