Kejar Herd Immunity, Pemda Ajak Semua Sektor Adakan Vaksinasi

  • Bagikan

SuaraIndo.id—- Untuk mengejar Herd Immunity atau kekebalan secara menyeluruh (Kelompok), Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur mengajak semua sektor untuk mengadakan vaksinasi bagi masyarakat.

Dengan jumlah penduduk terbanyak di sepuluh Kabupaten/Kota di Nusa Tenggara Barat, menjadi kesulitan tersendiri bagi Lombok Timur untuk mengadakan Vaksinasi tanpa keterlibatan pihak lain.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur Juaini Taufik, Pemerintah akan menyasar penduduk hingga 900 ribu jiwa dari total jumlah penduduk Lombok Timur mencapai 1.3 juta jiwa. Kisaran persentasi dari target sasaran sebanyak 70 persen untuk mencapai herd immunity.

Sementara, saat ini jumlah penduduk Lombok Timur yang sudah mengikuti vaksinasi mencapai 13 persen lebih. “Sebelum pelaksanaan vaksinasi masal di Pondok Pesantren Yadinu dan Riyadatul Falah, sudah mencapai 13 persen,” ujarnya saat ditemui di Pondok Pesantren Yadinu Kecamatan Masbagik, Senin 6 September 2021.

Memiliki penduduk terpadat, dengan jumlah sasaran ribuan. Pergerakan persentasinya sangat sedikit. Namun pada jumlah komulatifnya setara dengan jumlah penduduk Kabupaten/Kota yang lain di Nusa Tenggara Barat.

Sekda menambahkan, Pemerintah Daerah Lombok Timur berkomitmen bekerja keras agar lebih giat lagi dibandingkan dengan Kabupaten/Kota yang lain. Karena capaian yang dilihat adalah persentasinya bukan jumlahnya. Untuk mencapai Herd Immunity, masyarakat yang sudah tervaksin mencapai 70 persen.

Langkah untuk mewujudkannya, Pemda meminta tenaga kesehatan untuk tetap menjaga kesehatan. Bahkan tenaga Kesehatan sudah mengikuti vaksinasi tahap ketiga, sehingga vaksinator di Dinas Kesehatan tetap semangat melawan Covid-19.

Vaksinator yang disebar pada vaksinasi masal di lingkungan Pondok Pesantren, tidak hanya disiapkan Dinas Kesehatan, namun juga disiapkan oleh Polres Lombok Timur, TNI sehingga sinergitas untuk meningkatkan cakupan vaksinasi, sesuatu yang harus diperjuangkan dan dilaksanakan.

Vaksinasi di Lombok Timur terus berlangsung, tergantung pada ketersediaan vaksin yang ada. Sementara untuk Sumber Daya Manusia tidak ada persoalan bagi Pemda.

Sekda menambahkan, kalau hanya mengandalkan Pemerintah Daerah, dengan jumlah dosis yang diterima masih terbatas.

Beruntungnya, pada vaksinasi masal di Ponpes ini ada inisiatif dari Staf Khusus Presiden Repuik Indonesia melalui Polres Lombok Timur. Bahkan, di lokasi yang berbeda ada kegiatan vaksinasi yang dilakukan oleh Partai Politik, sehingga bisa mempercepat cakupan capaian sasaran, kalau banyak sumber sumber penyediaan vaksinasi.

Penulis: NanangEditor: Redaksi
  • Bagikan