Puluhan Supir Ptotes Jalan Rusak, Dorong Pemda Lotim Percepat Perbaikan

  • Bagikan

SuaraIndo.id—- Puluhan supir yang tergabung dalam Asosiasi Supir Kendaraan Umum (ASKUM) Lombok Timur protes jalan rusak yang tidak kunjung diperbaiki, dengan menanam pohon pisang di tengah jalan.

Ketua ASKUM Lombok Timur Burhanuddin jalan rusak ini merupakan jalur utama menuju Balai Latihan Kerja Internasional Lombok, namun kondisinya sangat memperihatinkan.

Dikatakan, jalan rusak sepanjang satu kilo meter. Bahkan, Dinas sudah melakukan galian pada jalan, namun dibiarkan terbangkalai tanpa ada perhatian sejak dua bulan terakhir. Akibatnya sering terjadi kecelakaan, baik terpeleset hingga ban kendaraam pecah. “Kita desak Pemda melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Lombok Timur untuk segera melakukan perbaikan,” pintanya.

Ditempat yang sama Kasi Pemiliharaan Bidang Bina Marga Dinas PUPR Bayu Saputra menjelaskan pada jalan tersebut sejak dua bulan sudah direncanakan. Bahkan Dinas sudah mrlakukan perombakan pada jalan yang rusak. Namun, karena terkendala pengadaan Bahan baku Aspal, sehingga sampai sekarang belum terrealisasikan.

Perbaikan jalan dengan sistem swakelola oleh Dinas PUPR Lombok Timur secara langsung. Hal ini dilakukan untuk mempercepat pelaksanaannya. Karena panjang jalan yang rusak kurang dari satu kilo meter.

Bayu mengaku, keterlambatan perbaikan ini karena adanya kesalahan teknis. Salah satu kesalahannya yakni, pada tahap pemesanan bahan baku aspal. Selain itu, pihak penyedia bahan baku Aspal, tidak bisa menyediakan aspal skala kecil.

Pihak perusahaan, sekali melakukan produksi sebanyak 160 ton perharinya. Sementara yang dibutuhkan hanya 120 ton. Dengan kondisi pemesanan tersebut, Dinas melakukan pemesanan bersamaan dengan perbaikan jalan ditempat lain.

Meski denikian, Dinas sudah berkoordinasi dengan pihak rekanan yang lain. Karena khusus jalan Lenek ini, dikerjakan secara swakelola oleh Dinas. Namun Dinas tetap berkoordinasi dengan pihak rekanan yabg lain, dalam penyediaan bahan baku aspal.

Dinas meminta agar Supir yang tergabung dalam Asosiasi Supir Kendaraan Umum Lombok, untuk membuka kembali pemblokiran jalan. “Dinas berkomitmen untuk menuntaskan perbaikan jalan, jika bahan baku aspal sudah ada,” pungkas Bayu, sabtu, 4 September 2021.

Bahkan, Dinas sudah menghubungi beberapa rekanan untuk membantu menyediakan bahan baku aspal. Agar jalan Lenek ini diperioritaskan. Bahkan, rekanan yang berhububgan langsung dengan pihak Sirkuit Mandalika Lombok Tengah, sudah dikoordinasikan agar bahan baku bisa digunakan untuk perbaikan jalan Lenek.

Penulis: NanangEditor: Redaksi
  • Bagikan