Suaraindo.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, menerima kunjungan Tim Badan Pangan Nasional Republik Indonesia (BAPANAS RI) di Pendopo Bupati Sintang, Sabtu (21/2/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti informasi terkait kelangkaan serta tingginya harga daging sapi di wilayah Kabupaten Sintang.
Dalam pertemuan tersebut, Sekda Sintang didampingi Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Subendi, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kusnidar, Sekretaris Dinas Perkebunan dan Peternakan Arief Setya Budi, serta anggota Satuan Tugas Pangan Kabupaten Sintang.
Ketua Tim BAPANAS RI, Charles Yotomaruangi, menjelaskan bahwa kunjungan ke Kabupaten Sintang merupakan arahan langsung dari Menteri Pertanian Republik Indonesia yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional RI, setelah sebelumnya tim hanya dijadwalkan melakukan kunjungan hingga Kabupaten Sekadau.
“Awalnya kami hanya melakukan perjalanan sampai ke Sekadau saja. Tetapi ada arahan dari Kepala Badan Pangan Nasional Republik Indonesia yang juga Menteri Pertanian RI untuk melanjutkan kegiatan ke Kabupaten Sintang,” terang Charles.
Ia mengungkapkan, tim telah melakukan pemantauan langsung di sejumlah titik di Kota Sintang. Dari hasil peninjauan tersebut, ditemukan bahwa harga daging sapi relatif tinggi dan ketersediaannya terbatas di pasaran.
“Kami sudah berkeliling di dalam Kota Sintang. Daging sapi memang mahal dan langka. Kami minta Tim Saber Pelanggaran Harga Pangan Kabupaten Sintang untuk melakukan tindakan tegas,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Sekda Sintang Kartiyus menyampaikan bahwa kondisi harga daging sapi yang tinggi sebenarnya telah berlangsung cukup lama dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Yang penting daging sapinya ada, karena daya beli masyarakat relatif baik,” ujarnya.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Sintang berharap adanya langkah intervensi dari pemerintah pusat melalui BAPANAS RI guna menjaga stabilitas harga sekaligus menjamin ketersediaan stok, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Kartiyus mengusulkan agar dilakukan penyaluran daging sapi beku dalam jumlah besar melalui gudang Bulog Sintang sebagai salah satu solusi untuk menekan harga di pasaran.
“Untuk mengatasi kelangkaan daging sapi ini, saya berharap BAPANAS RI bisa melakukan intervensi dengan melakukan droping daging sapi beku dalam jumlah besar ke Bulog Sintang. Sehingga bisa menurunkan harga daging sapi dan stok cukup untuk masyarakat Kabupaten Sintang,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Sintang berharap menjelang Idul Fitri nanti ketersediaan daging sapi dapat tercukupi dan harga menjadi lebih terjangkau, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan pada perayaan hari besar keagamaan dengan lebih mudah.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













