Polda Sumsel Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Perkuat Ruang Interaksi Publik dan Kamtibmas

  • Bagikan
Foto bersama usai Nobar Piala Dunia 2026 (Dok/Suaraindo.Id)

SuaraIndo.Id — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menghadirkan ruang interaksi publik yang aman, inklusif, dan humanis melalui kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026.

Program ini menjadi salah satu upaya memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah antusiasme warga menyambut pesta olahraga terbesar dunia tersebut.

Kegiatan yang digelar oleh Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Sumsel ini berlangsung di Cafe ENS Palembang, Minggu (14/6/2026), dengan melibatkan sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kota Palembang.

Pelaksanaan kegiatan berada di bawah arahan Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., melalui Direktur Intelkam Polda Sumsel, Kombes Pol Tony Budhi Susetyo, S.I.K., M.H., yang diwakili Wakil Direktur Intelkam Polda Sumsel AKBP Mario Ivanry, S.E., M.M., didampingi Kasubdit IV Kamneg Ditintelkam Polda Sumsel AKBP Alex Ramdan, S.E.

Sejumlah ormas turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Horas Bangso Batak, Harimau Sumatera, Pemuda Pancasila, Ormas Lahan, serta berbagai organisasi kemasyarakatan lainnya.

Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini menjadi wujud nyata penguatan sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.

Wakil Direktur Intelkam Polda Sumsel AKBP Mario Ivanry menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga melalui pendekatan humanis yang membangun kedekatan sosial dengan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan nobar ini merupakan implementasi nyata Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.

Selain menjadi sarana hiburan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi, edukasi, serta penguatan nilai persatuan di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini kami harapkan dapat mempererat silaturahmi antara Polri dan ormas. Selain menonton bersama, ini juga menjadi sarana membangun komunikasi yang lebih baik agar tercipta sinergi dalam menjaga kamtibmas,” ujar Mario Ivanry.

Ia menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan selama gelaran Piala Dunia 2026 dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat secara bergantian. Hal ini diharapkan dapat memperluas ruang interaksi positif antara aparat kepolisian dan warga.

Selain memperkuat hubungan sosial, kegiatan nobar yang digelar di lokasi usaha masyarakat juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi kegiatan.

“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi UMKM di sekitar lokasi,” tambahnya.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga dinilai mampu memperkuat kohesi sosial masyarakat. Warga dari berbagai latar belakang dapat berkumpul dalam suasana yang kondusif, sehingga potensi gesekan sosial dapat diminimalisir melalui pendekatan kebersamaan dan persaudaraan.

Dalam kesempatan tersebut, Polri juga mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Piala Dunia sebagai sarana mempererat persatuan dan menjaga keamanan lingkungan bersama.

“Dukung tim favorit masing-masing, pererat silaturahmi, dan mari bersama Polri menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

Momentum olahraga dunia ini harus menjadi sarana memperkuat persaudaraan kita sebagai bangsa,” tegasnya.

Sebagai penutup, Mario menegaskan bahwa kegiatan nonton bareng Piala Dunia 2026 ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta memperkokoh persatuan di Bumi Sriwijaya.

Sementara itu, Ketua DPD Horas Bangso Batak Sumsel, Jufernando Simanjuntak, S.H., menegaskan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.

Ia menyebut, inisiatif Polda Sumsel menjadi langkah positif dalam mempererat hubungan antara kepolisian dan organisasi kemasyarakatan serta membangun ruang komunikasi yang lebih terbuka dan humanis.

“Ini kegiatan yang sangat baik dan perlu terus dilanjutkan. Kami dari Horas Bangso Batak siap mendukung setiap kegiatan yang memperkuat kebersamaan dan menjaga kondusifitas di Sumatera Selatan,” ujarnya.

Sebagai informasi, kegiatan nobar akan berlangsung selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026 pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026, dengan siaran resmi melalui kerja sama TVRI Nasional dan TVRI Sport.

Masyarakat diharapkan dapat menikmati pertandingan dalam suasana yang tertib, aman, dan penuh kebersamaan.

Selain itu, personel juga turut mensosialisasikan layanan Call Center 110 yang dapat diakses gratis selama 24 jam untuk pelaporan gangguan kamtibmas maupun keadaan darurat.

Polda Sumsel berharap kegiatan ini dapat semakin memperkuat persatuan serta menjaga kondusivitas wilayah selama berlangsungnya Piala Dunia 2026. **

  • Bagikan