Suaraindo.id – Aksi penyelamatan dramatis terjadi di kawasan Jalan Purnama Dua, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kamis (9/7/2026). Seorang pria yang tersengat listrik dan tergantung di tiang jaringan udara berhasil dievakuasi dengan selamat berkat kerja sama cepat antara Gabungan Relawan Kalimantan Barat dan petugas PT PLN (Persero).
Peristiwa yang menggegerkan warga tersebut sontak menjadi pusat perhatian masyarakat sekitar. Puluhan warga tampak memadati lokasi untuk menyaksikan proses evakuasi yang berlangsung menegangkan karena dilakukan di ketinggian dan berisiko tinggi.
Ketua Relawan Peduli Kemanusiaan (RPK) Kalimantan Barat, Eddy Zulkarnaen, mengatakan keberhasilan penyelamatan korban merupakan hasil koordinasi yang baik antara relawan gabungan, PLN, dan pihak terkait yang bergerak cepat sejak informasi kejadian diterima.
“Yang membantu mengevakuasi warga tersebut Relawan Gabungan Kalbar, juga oleh pihak PLN. Saya sebenarnya sudah berkoordinasi dengan Basarnas, namun ternyata teman-teman relawan di lapangan sudah menanganinya dengan sangat baik,” ujar Eddy saat dihubungi, Kamis.
Menurut Eddy, kemampuan teknis para relawan dalam menangani situasi darurat menjadi faktor penting yang membuat proses evakuasi berjalan aman dan lancar. Ia menilai para relawan telah menunjukkan profesionalisme dan kesiapsiagaan saat menghadapi kondisi yang penuh risiko.
“Di lapangan, relawan gabungan telah berkomunikasi dengan baik sehingga proses evakuasi berjalan dengan lancar. Hasilnya memuaskan. Dari video yang beredar, terlihat kawan-kawan dari gabungan ini sudah sangat memahami tata cara evakuasi, terutama penanganan di ketinggian,” katanya.
Selain mengapresiasi para relawan, Eddy juga memberikan penghargaan kepada jajaran PT PLN (Persero) yang bergerak cepat melakukan pengamanan jaringan dengan memutus aliran listrik di lokasi kejadian. Langkah tersebut dinilai sangat krusial untuk menjamin keselamatan korban maupun tim penyelamat selama proses evakuasi berlangsung.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran PLN yang sigap merespon kejadian itu. Mereka langsung memadamkan aliran listrik di area tersebut untuk proses evakuasi. Bahkan, beberapa petugas PLN juga ikut terjun langsung dalam pelaksanaan evakuasi korban,” tuturnya.
Setelah melalui proses yang cukup menegangkan, korban akhirnya berhasil diturunkan dari atas tiang jaringan udara dalam kondisi aman. Selanjutnya, korban langsung mendapatkan penanganan medis untuk pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai identitas korban maupun kronologi lengkap yang menyebabkan pria tersebut berada di atas tiang listrik hingga mengalami sengatan arus bertegangan tinggi.
Peristiwa ini menjadi bukti pentingnya sinergi antara relawan kemanusiaan, instansi teknis, dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat. Respons cepat dan koordinasi yang baik berhasil mencegah risiko yang lebih besar serta menyelamatkan nyawa korban dalam operasi evakuasi yang penuh tantangan.[SK]
