Kitchen Set Rumah Warga Sekadau Terbakar, Kerugian Capai Rp10 Juta

Editor: Admin author photo

Kebakaran menghanguskan bagian kitchen set sebuah rumah milik Yuliana Ela (35) di Jalan Murai Gang Bayam, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kamis (9/7/2026) pagi
Suaraindo.id – Kebakaran terjadi di sebuah rumah milik Yuliana Ela (35) di Jalan Murai Gang Bayam, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kamis (9/7/2026) pagi. Api menghanguskan bagian kitchen set di dapur rumah, namun berhasil dipadamkan dengan cepat sebelum merambat ke bagian bangunan lainnya.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Sisin (19), yang saat itu sedang mencuci pakaian di bagian belakang rumah. Ia mengaku mencium bau asap menyengat seperti ada sesuatu yang terbakar dari arah dapur.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Plt Kasiumas Polres Sekadau IPDA Iwan Kurniawan menjelaskan, awalnya saksi sempat menanyakan bau tersebut kepada neneknya. Saat itu, neneknya mengira bau berasal dari aktivitas memasak sop di dapur.

Namun karena merasa curiga, Sisin memutuskan untuk memeriksa langsung ke dalam rumah. Saat itulah ia mendapati api sudah membakar bagian kitchen set di dapur.

“Setelah dicek, saksi melihat api sudah membakar bagian kitchen set di dapur,” ujar IPDA Iwan Kurniawan.

Menyadari adanya kebakaran, Sisin segera memberitahukan kejadian tersebut kepada pemilik rumah. Yuliana Ela kemudian langsung menghubungi Dinas Pemadam dan Penyelamatan Kabupaten Sekadau untuk meminta bantuan.

Petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi bergerak cepat melakukan penanganan. Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 07.00 WIB sehingga tidak sempat meluas ke ruangan lain maupun bangunan di sekitar lokasi kejadian.

Berkat respons cepat warga dan petugas pemadam, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Meski demikian, bagian dapur rumah mengalami kerusakan cukup signifikan dengan estimasi kerugian material mencapai sekitar Rp10 juta.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, polisi menduga kebakaran dipicu oleh blower pembuangan asap dapur yang tidak berfungsi optimal akibat saluran pembuangan tersumbat tumpukan sarang burung.

“Personel Polsek Sekadau Hilir telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan dari para saksi. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan blower pembuangan asap yang tidak berfungsi optimal karena adanya tumpukan sarang burung di dalam saluran pembuangan,” jelas IPDA Iwan.

Atas kejadian tersebut, kepolisian mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah tangga. Pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik, peralatan dapur, ventilasi udara, serta saluran pembuangan asap dinilai penting guna mencegah gangguan teknis yang dapat memicu kebakaran.

Polisi juga mengimbau warga segera membersihkan material yang mudah terbakar, termasuk sarang burung atau kotoran yang menumpuk di saluran ventilasi, agar risiko kebakaran dapat diminimalkan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kebakaran tidak hanya dapat dipicu oleh korsleting listrik, tetapi juga oleh gangguan pada sistem ventilasi dan peralatan dapur yang kurang mendapat perawatan secara berkala.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini