Suaraindo.id–Mereka menamakan perangkat teknologi pendukung tubuh atau exoskeleton ini Terer. Alat ini hanya perlu dipasangkan di pundak seperti halnya ransel, dengan dua cekalan yang membalut bagian sekitar otot bisep kedua lengan.
Alat tersebut membantu meringankan beban para pekerja yang harus mengoperasikan tongkat pemangkas seberat 18 kilogram.
“Idenya adalah Terer membantu mereka mengurangi beban, terutama dalam membawa tongkat itu dari pohon ke pohon, dan ketika melakukan proses pemanenan,” kata Hazlina Salamat, pemimpin proyek pengembangan Terer.
Terer adalah bagian dari langkah untuk mengotomatisasi industri kelapa sawit karena banyak perusahaan perkebunan di Malaysia mengaku sangat kekurangan tenaga kerja.
Mahasiswa peneliti, Haziq Ramli, adalah bagian dari proyek Terer di Universitas Teknologi Malaysia, menceritakan bagaimana cara kerja alat itu.”Exoskeleton memberikan dukungan pada kedua sisi lengan atas saya. Ketika saya bekerja, alat itu menahan lengan saya, sehingga saya tidak menggunakan banyak energi. Dengan alat ini, saya dengan mudah mengoperasikan tongkat pemotong yang berat untuk memangkas dan memanen kelapa sawit.”