Di Ngabang, Kalbar, Daging Sapi Tembus Rp150 Ribu Perkilogram

  • Bagikan
Harga daging sapi di Ngabang, Kabupaten Landak, Kalbar sudah menembus Rp150 ribu perkilogram.
Suaraindo.id – Di Pasar Rakyat Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, harga daging sapi telah menembus harga Rp150 ribu perkilogram pada minus tiga atau Kamis (21/5/2020) jelang hari raya lebaran 1441 hijriah.
Salah seorang pedangang daging sapi, Ive mengatakan harga daging sapi sudah dijual seharga Rp150 ribu sejak awal Bulan Ramadan. Tingginya harga daging disebabkan sulitnya mencari ternak sapi untuk dipotong dan dijual dagingnya. “Udah sebulan ini sih harganya Rp150 ribu, soalnya sapi sulit masuk,” ungkapnya.
Selain dagingnya, bagian lainnya (dari sapi) seperti usus dihargai Rp20 ribu perkilogram. Sedangkan kulit sapi Rp60 ribu perkilogram dan tulang sapi dihargai paling tinggi Rp120 ribu perkilogram. “Kalau tulang itu tergantung, mulai dari Rp100 ribu. Kalau tulang rusuk sapi itu Rp120 ribu,” katanya.
Sejak Kamis, lanjut Ive, pembeli daging di pasar rakyat tersebut mulai ramai. Porsi daging satu ekor sapi yang dijualnya sudah banyak dibeli dan hampir habis. “Biasanya kalau daging dari satu ekor sapi itu habisnya dua sampai tiga hari. Hari ini hanya potong satu ekor sapi dan sudah hampir habis. Paling sisa sedikit lagi,” ujar dia.
Selain penjualan daging sapi di Pasar Rakyat Ngabang, setiap tahun jelang Idul Fitri, sejumlah pelanggan tetap dari ibu–ibu arisan membeli daging sapi hingga dua ratus kilogram di kediamannya.

“Biasa ibu–ibu itu kan ada yang arisan. Ketua arisan itu biasa yang pesan dengan saya. Nanti, satu atau dua hari sebelum lebaran mereka pesan. Biasanya sampai 200 kilo,” ceritanya. (Fitri/SK)

  • Bagikan