Kepala SMKN 1 Sikur Apresiasi Kunjungan Menteri dan Gubernur, Tiga RKB Resmi Dimanfaatkan

  • Bagikan

SUARAINDO.ID ———- Kepala SMKN 1 Sikur, Hasbi Ahmad, menyampaikan rasa syukur atas kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, bersama Gubernur NTB yang dinilainya menjadi berkah bagi sekolah.

Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan peresmian tiga ruang kelas baru (RKB) yang kini telah dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar.

Menurut Hasbi, peresmian RKB dilakukan secara simbolis oleh Mendikdasmen RI, Gubenur NTB, sebagai bagian dari program peningkatan sarana pendidikan di daerah.

Bantuan tersebut sangat membantu mengurai keterbatasan ruang belajar di tengah jumlah siswa yang terus meningkat.

“Alhamdulillah, hari ini kami menerima kejutan yang luar biasa. Kunjungan Bapak Menteri dan Bapak Gubernur menjadi berkah bagi kami. Tiga RKB yang diresmikan sudah langsung dimanfaatkan siswa,” ujarnya.

Hasbi menjelaskan, paket pembangunan RKB tersebut juga dilengkapi dengan mebel, sehingga ruang kelas dapat langsung digunakan. Fasilitas itu telah ditinjau langsung oleh Menteri dan Gubernur saat kunjungan.

Saat ini, SMKN 1 Sikur memiliki 51 rombongan belajar dengan total 1.610 siswa. Pada tahun ajaran baru, jumlah siswa diperkirakan meningkat hingga 1.800 orang mengingat tingginya minat masyarakat di wilayah padat penduduk tersebut.

Keterbatasan ruang praktik, lanjutnya, masih menjadi tantangan. Untuk menyiasatinya, pihak sekolah membagi beberapa ruang praktik menjadi tiga bagian agar tetap dapat digunakan secara bergantian.

Salah satu keunggulan SMKN 1 Sikur, kata Hasbi, adalah penerapan pola pembelajaran tanpa sistem sif (double shift).

Hal itu dimungkinkan, karena sekolah menerapkan program Teaching Factory berbasis industri, di mana siswa kelas XI menjalani pembelajaran di industri, sementara siswa kelas XII menjalani praktik kerja lapangan (PKL).

“Dengan pola ini, tidak ada pembelajaran double shift karena kami yakini itu kurang efektif. Pelayanan dan kualitas pembelajaran tetap bisa maksimal,” jelasnya.

Kepercayaan masyarakat terhadap SMKN 1 Sikur juga didorong oleh program magang luar negeri, yang telah berjalan konsisten selama lima tahun terakhir.

Program tersebut mengirim siswa magang ke Malaysia, melalui kerja sama dengan lembaga pelatihan internasional.

Hasbi menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat dan daerah terhadap pengembangan pendidikan vokasi di Nusa Tenggara Barat, khususnya di Lombok Timur.

Hadbi berharap dukungan serupa terus berlanjut, untuk memenuhi kebutuhan ruang praktik dan sarana penunjang lainnya.

Penulis: nanangEditor: Redaksi
  • Bagikan