Entikong, Kalbar Diguyur Hujan Deras, Dua Dusun Terendam Banjir

  • Bagikan
Prajurit TNI saat mengevakuasi warga saat banjir di Entikong, Minggu (17/5/2020) malam.
Suaraindo.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Entikong pada Minggu (17/5/2020) malam menyebabkan banjir di dua dusun di Desa Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Untuk membantu evakuasi, Tentara Nasional Indonesia dari Satgas Pamtas Yonif Raider 641/Beruang berjibaku di lokasi banjir.
Dansatgas Pamtas Yonif R 641/Bru, Letkol Inf. Kukuh Suharwiyono mengatakan sedikitnya 54 rumah warga di Dusun Entikong dan Dusun Benuan terendam akibat banjir sekira pukul 19.20 WIB tersebut setelah hujan lebat yang turun sejak sore.
Pihaknya mendapatkan laporan terkait banjir dari warga setempat di Pos Kotis. Selanjutnya, Dankima Satgas Yonif R–641, Kapten Inf Agus Arifin, beserta 14 anggota dengan perlengkapan pelampung dan tali berangkat ke lokasi untuk membantu warga yang terkena banjir. Hanya dalam waktu dua jam curah hujan dapat membuat debit air di Sungai Sekayam melimpah sehingga puluhan rumah di wilayah dua dusun tersebut terendam banjir.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil warga berupa perabot rumah tangga dan peralatan elektronik yang tidak sempat diselamatkan ditaksir mencapai puluhan juta rupiah,” katanya.
Anggota TNI bersama warga lainnya bahu membahu mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman. Sebagian lagi membantu rumah warga yang diterjang kayu dan sampah yang dibawa derasnya air. “Hari ini kita sedang membantu membersihkan rumah warga yang terdampak banjir bersama warga setempat,” katanya, Senin (18/5/2020).
Sementara itu, Kepala Dusun Entikong, Sardini mengapresiasi pihak TNI yang sigap membantu warga terkena banjir. Menurutnya, banjir terjadi sangat cepat sehingga warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang perabot dan elektronik.

“Banjir terjadi dalam waktu yang cepat karena Sungai Sekayam tidak mampu menampung debit air hujan. Sehingga air meluap dan berbalik menuju perkampungan warga. Untung saja anggota Satgas Pamtas cepat datang untuk membantu mengevakuasi warga dusun kami,” ujarnya. (R_209)

  • Bagikan