![]() |
| Murdiansyah Eko Putra, S.Sos |
Opini- Murdiansyah Eko Putra, S.Sos.I
Suaraindo.id-Penulis Adalah Alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi
Puasa dibulan Ramadan hukumnya wajib bagi umat Islam, karena bulan Ramadan merupakan, bulan yang sangat istimewa bila dibandingkan bulan lainnya. Pasalnya perbuatan yang bernilai ibadah, akan dilipat gandakan pahalanya. Ramadan merupakan rukun Islam yang ketiga, memiliki makna yang begitu mendalam.
Sehingganya bulan tersebut, sangatlah dinanti oleh seluruh umat Islam sedunia. Bulan yang datang hanya, satu kali dalam setahun, membuat bulan tersebut sangat dirindukan. Namun pada tahun ini, Ramadan sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Pasalnya bulan Ramadan tahun ini, sangatlah spesial dan khusus.
Pada tahun sebelumnya, umat Islam dapat melaksanakan salat tarawih, witir, tadarus, dan kegiatan ibadah lainnya, di masjid atau musola. Namun tahun ini, pelaksanakan ibadah dilaksanakan di rumah. Hal ini disebabkan, karena adanya wabah corona virus disease (covid-19). Wabah mematikan tersebut, telah menyebar keseluruh dunia, banyak orang telah meninggal termasuk tenaga medis. Penyebaran virus yang begitu cepat, membuat pemerintah langsung mengambil tindakkan.
Salah satunya, dengan cara memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Selain itu, juga meminta untuk menggunakan masker bila ke luar rumah, mencuci tangan, menjaga kebersihan, dan menjaga kesehatan.
Tak sampai disana saja, organisasi kesehatan dunia (WHO) pun, juga menerapkan psychal distancing (menjaga jarak aman). Hal ini bertujuan untuk, menekan angka penyebaran covid-19. Akibat wabah tersebut, pelaksanaan ibadah Ramadan, sedikit terganggu.
Dalam menghadapi wabah tersebut, umat muslim diminta untuk bersabar dan terus berdoa dan berserah diri kepada Allah swt, agar covid-19 dapat berakhir. Pasalnya dengan iktiar dan doa dan penuh keyakinan, Allah swt akan mengakat wabah ini.
Walaupun pelaksanaan ibadah dilaksanakan di rumah, tetapi tidak mengurangi nilai pahala. Pasalnya, ibadah tidak memandang tempat dilaksanakan, namun yang dinilai niat. Ibadah, seperti salat dan puasa menurut kacamata fiqh, termasuk ibadah khusus. Dimana ibadah khusus, dilakukan langsung secara vertikal.
Wabah mematikan ini, tidak hanya terjadi pada kali ini saja, namun sebelumnya wabah serupa juga pernah muncul. Pada masa pemerintahaan Umar bin Khatab, yakninya pada tahun 17 Hijiriah, ada pula yang berpendapat pada tahun 18 Hijiriah. Dimana tho’un (wabah) merenggut lebih kurang 25 ribu nyawa kaum muslim.
Dinamakan dengan tho’un, karena sebelumnya menyebar ke daerah-daerah lain. Wabah yang pertama kali terjadi didaerah Amwas, membuat para sahabat meninggal.
Adapun para sahabat yang meninggaal antara lain, Abu Malik Al-Asy’Ary, Yazid bin Sufyan, Al-Haris bin Hisyam, Abu Jandal dan masih banyak lagi. Namun seiring waktu berjalan, Allah swt, mengangkatnya hingga tak kembali. Tak hanya itu, masih banyak lagi wabah-wabah yang pernah terjadi.
Manusia hanya bisa berusaha dan berdoa, agar wabah tersebut dapat berakhir dan Allah pun dapat mengangkatnya, karena ini merupakan bentuk ujian bagi kita semua. Diama dalam QS. Yunus ayat 107 berbunyi :
“Jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak kurnia-Nya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” (QS. Yunus ayat 107).
Bila dikaitkan wabah dengan ayat tersebut adalah, sebagai umat muslim, ada beberapa hikmah yang dapat dipetik. Pertama kita harus bertaqwa kepada Allah, kedua senantiasa meminta perlindungan kepada Allah swt, ketiga selalu beriktiar dengan melakukan pencegahan, dan yakin kepada Allah akan pada kesembuhan. Semoga wabah tersebut, segera diangkat oleh Allah swt, dari permukaan bumi. Sehingga manusia di dunia dapat menjalan aktivitas, seperti biasanya, dan juga dapat menunaikan ibadah dengan tenang. (***)














