![]() |
| Siswa SMPN Pruda belajar lewat radio |
Suaraindo.id – Program yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditengah pandemi Coronavirus Disease Nineteen atau Covid-19 bagi para siswa tingkat sekolah dasar hingga menengah pertama Sekabupaten Sikka melalui radio dirasakan kurang efektif. Apalagi bagi beberapa sekolah di pelosok atau di kampung yang selama ini masih jauh dari akses internet.
Sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan, setiap pekannya, mulai Senin hingga Rabu untuk sekolah dasar. Sedangkan Kamis hingga Sabtu untuk sekolah menengah pertama. Siaran telah mulai dilaksanakan pada Jumat (8/5/2020) bagi siswa SMP, namun selama proses pembelajaran dengan mengandalkan mendengar tersebut banyak sekali siswa yang bingung. Apalagi pelajaran IPA dan Matematika.
Kebingungan itu dirasakan siswa di sekolah yang berada di Kecamatan Waiblama, siswanya merasa belajar dengan sistem tersebut kurang efektif.
“Kami merasa bingung dan tentunya kami kurang memahami materi yang disampaikan lewat radio ini. Apalagi pelajaran yang harus butuh cakaran,” ungkap Supryadi, Ketua OSIS SMPN Pruda.
Senada, Kepala SMPN Pruda, Marsianus Bura mengatakan bahwa selama ini sebelum dicanangkan program belajar melalui radio, apalagi sekolah ini jauh dari akses internet, maka saya sudah mewajibkan para guru untuk tetap memberikan tugas mingguan bagi siswa. Sejauh ini sudah berjalan tiga pekan. (Ifan Yulifan)















