Sekilas Info

Pemerintahan

Pejabat AS Minta Maaf Telah Menuduh Ilmuwan Bersekongkol Lawan Trump

Michael Caputo tiba di Capitol Hill untuk menghadiri rapat dengar pendapat dengan anggota Komite Intelijen Senat, di Washington, 1 Mei 2018.

Suaraindo.id-Seorang pejabat kesehatan Trump yang dituduh mencoba memberangus publikasi ilmiah penting di tengah pandemi virus corona meminta maaf, Selasa (15/9), atas pernyataannya dalam sebuah video.

Mengutip Associated Press (AP) Dalam video itu, dia dilaporkan menyebut para ilmuwan yang memerangi Covid-19 berkonspirasi melawan Presiden Donald Trump. Dia juga memberi peringatan tentang sejumlah penembakan yang akan terjadi di Amerika jika Trump kalah dalam pemilihan presiden.

Kata seorang pejabat departemen itu, Michael Caputo, juru bicara utama Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (Department of Health and Human Services/HHS) meminta maaf kepada stafnya atas video Facebook tersebut. Pejabat itu berbicara dengan syarat tidak disebutkan namanya terkait masalah internal.

Sejauh ini departemen itu mendukung Caputo menghadapi seruan kongres dari Demokrat untuk memecat dirinya sekaligus pengunduran diri Menteri Kesehatan Alex Azar. Namun, Caputo, yang loyalis Trump dan mantan agen politik asal New York menjadi permasalahan baru bagi Gedung Putih yang kesulitan dalam mengkomunikasikan pandemi virus corona.

Dalam sebuah podcast HHS, ia terdengar mengemukakan Demokrat tidak menginginkan vaksin virus corona sebelum pemilu untuk menghukum Trump. Meskipun Trump telah membuat pernyataan yang sama walau tanpa bukti pendukung, tidak mencerminkan pandangan selayaknya seorang juru bicara departemen.

AP melaporkan belum ada pernyataan dari Gedung Putih. Upaya untuk mewawancarai Caputo juga belum membuahkan hasil. [mg/ft]

Penulis: VOA
Editor: Heni Sutriati

Baca Juga