Sekilas Info

Musibah Pesawat Jatuh

Yohanes Suherdi, Korban Sriwijaya Air asal Landak, Sosok Berjiwa Sosial Tinggi

Istri korban, Susilawati tak sanggup mengungkapkan kata-kata tentang kesedihan yang dirasakannya atas kejadian yang menimpa suaminya.

Suaraindo.id---Suasana haru menyelimuti keluarga di rumah duka korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Yohanes Suherdi (30) yang beralamat di Dusun Limujan, Desa Ngarak Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, Senin (11/1/2021).

Istri korban, Susilawati tak sanggup mengungkapkan kata-kata tentang kesedihan yang dirasakannya atas kejadian yang menimpa suaminya.

Yohenes Suherdi ini merupakan salah satu penumpang Sriwijaya Air jurusan Jakarta-Pontianak yang dinyatakan hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021).

Korban adalah bapak dari seorang dari anak laki-laki yang baru berumur 5 tahun dan merupakan seorang pengusaha gaharu.

Abang ipar korban, Agus Alfian menuturkan bahwa korban ini merupakan seorang laki-laki yang memiliki jiwa sosial tinggi dan suka berbagi rejeki kepada orang lain.

"Apabila ia mendapat rejeki yang lain pasti ada imbasnya," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa adik iparnya tersebut sempat mengabari telah membelikan oleh-oleh untuk tetangga dan keluarganya.

Sebelum keberangkatan menuju Pontianak, Agus Alfian merasakan adanya kejanggalan akan kebiasaan korban, yang mana sebelumnya korban tidak pernah memposting sesuatu di medsos apabila berpergian.

"Sebelum pulang dia sempat memposting kotak oleh-oleh yang akan dibawa pulang. Sebelumnya, ia belum pernah memposting tentang dirinya sendiri ketika berpergian, itu yang membuatnya agak beda selama ini," ujarnya.

Agus Alpian menerangkan bahwa pihak keluarga korban mendapatkan informasi terkait Sriwijaya Air yang ditumpangi korban hilang kontak sekitar pukul 16.00 WIB pada Sabtu (9/1/2021). Ia selaku abang ipar korban merasa sangat terpukul setelah mendengar informasi tersebut.

Teman korban, Fedo menambahkan bahwa korban merupakan sosok yang luar biasa di matanya dan teman lain. Kemudian ia sempat menceritakan bahwa korban merupakan seorang yg mudah bergaul dan senang membantu org lain termasuk yg bukan keluarganya.

"Kalau dengan keluarga tidak perlu ditanyakan bagaimana kebaikan korban. Untuk kami yang sahabatnya, dia itu luar biasa dan meninggalkan kenangan yang baik" ungkapnya.

Pihak keluarga dan sahabat sangat berharap korban segera ditemukan.

Penulis: Tim Liputan
Editor: Redaksi

Baca Juga