Suaraindo.id—Peristiwa terbaliknya kapal feri KMP Bili milik PT ASDP IF di dermaga Perigi Piai antar kecamatan Tebas dengan kecamatan Tekarang Kabupaten Sambas Kalimantan Barat, tidak ditemukan adanya korban jiwa dalam insiden tersebut, Minggu (21/2/2021).
Tim SAR gabungan yang membantu evakuasi terdiri dari Rescue Pos Sar Sintete, Polair Sambas, Bakamla Kabupaten Sambas, KSOP Sintete, SROP Sintete, Posmat AL Pemangkat, Puskesmas Tebas, serta masyarakat setempat ikut bergabung evakuasi. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi penumpang dan Nakhoda dan Anak Buah Kapal (ABK).
Kepala Basarnas Pontianak Yopi Haryadi mengatakan, penumpang dan awak kapal berhasil selamat.
“Dari hasil pendataan dilokasi, terdapat 79 orang penumpang dan 15 awak kapal selamat. 11 unit truk roda enam, 40 unit motor, serta 2 unit roda empat ikut tenggelam,” ujar Kepala Basarnas Yopi.
Sebelum dinyatakan dihentikan evakuasi pencarian tim SAR gabungan pihaknya sudah melakukan koordinasi bersama pihak terkait.
“Malam ini pukul 20.45 WIB operasi tim SAR gabungan sudah resmi dihentikan, sebelumnya sudah dilakukan koordinasi bersama pihak terkait dan melakukan validasi data bahwa jumlah penumpang yang selamat sudah sesuai dengan data awal manifest kapal,” paparnya.
Peristiwa ini menghebohkan masyarakat Sambas dan sekitarnya. Basarnas Pontianak akan menurunkan tim saat proses recovery posisi kapal.
“Saat kapal sudah distabilkan, kami akan menurunkan tim untuk melakukan dan mengecek apakah benar sudah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” jelasnya.
Lanjutnya, “Kami juga akan tetap melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan unsur terkait,” pungkas Kepala Basarnas Yopi Haryadi.












