Suaraindo.id— Polda Nusa Tenggara Barat menyasar ribuan Santri Pondok Pesantren di Lombok Timur, untuk mengikuti vaksinasi.
Seribu vaksin diperuntukan bagi 500 santri Nahdatul Wathan di Anjani Lombok Timur, Dan Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah di Pancor Lombok Timur, sebanyak 500 vaksin.
Vaksinasi masal di sejumlah Ponrok Pesantren ini, dilakukan oleh alumni Akpol 91, sebagai bentuk bukti nyata pengabdian pada Negara.
Kegiatan vaksinasi ini untuk mendukung program Pemerintah. Selain aspek kesehatan, juga dari segi aspek sosial ekonomi karena banyak masyarakat dinilai terdampak ekonomi di masa pandemi covid-19.
Pada kegiatan ini, Alumni Akpol 91, mendirikan 91 gerai vaksin se Indonesia, dengan me yasar 30 ribu masyarakat. Polda Nusa Tenggara Barat, Sudah memulai kegiatan vaksin ini dengan menyasar Pondok Pesantren.
Kapolda Nusa Tenggara Barat Irjen Mohammad Iqbal mrngatakan sassran kepada Santri ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran di Lingkungan Ponpes. Terlebih aktifitas santri di Pondok Pesantren sangat banyak, sehingga membutuhkan imun untuk menjaga dantri terpapar Covid-19.
Menurut beberapa pakar kesehatan, vaksin ini salah satu langkah utama untuk meningkatkan imun. “Kita harapkan masyarakat menyadari kondisi saat ini, agar mengikuti vaksin,” ujar Kapolda NTB.
Pada kesempatan tersebut, Kapolda NTB juga mengapresiasi keterlibatan Pemerintah Daerah, Kecamatan, Desa/Kelurahan serta Tenaga Kesehatan yang secara langsung menjadi garda terdepan dalam penananganan Covid-19.
Khususnya Tenaga Kesehatan, menurut Polda sudah banyak mengabdi ditengah Pandemi ini. Bahkan, tidsk sedikit Tenaga Kesehatan gugur saat mengabdikan diri bagi masyarkat.
“Luar biasa pengabdian dan pengorbanan mereka (tenaga kesehatan.. red), tidak sedikit yang gugur,” pungkas Kapolda NTB Irjen Muhammad Iqbal pada wartawan, sabtu 31 Juli 2021.
Kapolda berharap, melalui vaksinasi ini semua masyarakat NTB bisa terlindungi dan terhindar dari Covid-19.













