SuaraIndo.id—Tidak menentunya perubahan cuaca saat ini Satuan Pelayanan (Korsapel) Pelabuhan Penyebrangan Kayangan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XII Bali-NTB, mendorong penyelenggara pelayaran mengutanakan keselamatan.
Koordinator Korsapel BPTD Wilayah XII Bali NTB Didi Jayus mengungkapkan satau minggu terakhir kondisi cuaca tidsk menentu. Mengakibatkan beberapa penyebrangan terpaksa di tunda. Namun saat ini khusus lintasan Penyebrangan Kayangan-Poto tano sudsh mulai normal.
Dengan kondisi buruk yang tidak menntu dengan kecepatan angin diatas 30 not, dan ketinggian gelombang mencapai dua meter. Sehingga sejak dua hari terakhir Balai Pengelola Transportasi Darat menyarankan pihak ASDP Cabang Kayangan dan pemilik Kapal, untuk melakukan buka tutup penyebrangan.
Dalam satu minggu ini, sudah dua kali dilakukan penubdaan akibat cuaca buruk, sejak hari sabtu dan minggu. Hal ini mengakibatkan volume kendaraan cukup ramai. Namun, pada saat cuaca mulai aman, langsung dilakukan pembukaan penyebrangan.
“Pada saat penundaan, kita berikan informasi kepada penumpang atau masyarakat agar memahami kondisi alam,” Sambung Didi, Rabu 8 September 2021.
Untuk penyebrangan selanjutnya, Balai Pengelola Transportasi Darat secara rutin berkoordinasi bersama BMKG untuk mengetahui kondisi cuaca hari selanjutnya yakni kecepatan angin mencapai lima sampai 10 not, dan gelombang hanya 0.5 meter.
Hasil rilis kondisi cuaca tersebut, langsung dikomunikasikan ke pihak Nahkoda dan ASDP Cabang Kayangan Lombok Timur.
Didi menambahkan, jika ada salah satu oknum Nahkoda nekat atau abai terhadap pringatan, akan diberikan tindakan tegas hingga tidak diberikan jalan. Hal ini dilakukan untuk keselamatan semua pihak.
Bahkan pigak kapal juga diharuskan menyediakan keamanan lebih, tidsk hanya bagi penumpang namun juga pada kendaraan. Agar kendaraan tidak mengalamu rinsek atau rusak saat terjadi gelombang kecil pada penyembrangan dilakukan.













