Permudah Pelayanan, Desa Dirikan Portal Anjungan Mandiri

  • Bagikan

SuaraIndo.id—— Untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan Administrasi Dimasa Pandemi Covid-19, Desa Gunung Rajak Kecamatan Sakra Barat Kabupaten Lombok Timur, mendirikan Portal Anjungan Mandiri.

Inovasi Portal Anjungan Mandiri ini, sebagai jawaban Pemerintah Desa dimasa Digital yang berkembanh pesat saat ini. Karena adanya Portal ini, Pelayanan Administrasi bisa dipercepat dan menghindari kerumunan.

Sekretaris Desa Gunung Rajak, Hamzah menjelaskan, tujuan mendirikan Portal Anjungan Mandiri, untuk meningkatkan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Melalui Program Sistem Informasi Desa (SID), Pemerintah Desa mengembangkan sebuah Inovasi layaknya sebuah ATM sebuah perbankan.

Penyediaan fasilitas terbaik dibidang Administrasi, untuk mempercepat pelayanan. Sementara, sistem kerja Portal Anjungan Mandiri ini, yakni masyarakat hanya memasukan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai akun dan enam digit terakhir NIK menjadi Password.

Berbagai pelayanan surat menyurat tersedia. Seperti, Surat Izin Usaha, Surat Keterangan, Surat Kelakuan Baik, Duplikat Kartu Keluarga hingga surat kependudukan lainnya.

“Begitu surat keluar dari Portal Anjungan Mandiri, masyarakat melaporkan untuk mendapatkan nomer registrasi surat,” ujar Hamzah pada SuaraIndo.id, Kamis 14 Oktober 2021.

Pemerintah Desa juga melakukan pembimbingan penggunaan terhadap masyarakat, yang menggunakan Portal Anjungan Mandiri ini.

Dijelaskan, sebelum ada Inovasi ini, untuk mendapatkan surat keterangan, masyarakat harus mengantri lama hingga 30 menit, dan mengakibatkan kerumunan. Namun setelah adanya Portal Anjungan Mandiri, bisa memangkas waktu pelayanan menjadi tiga menit.

Tidak hanya itu, Pemerintah Desa Gunung Rajak, secara rutin mensosialisasikan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat, tata cara pemanfaatan Portal Anjungan Mandiri. Baik melalui kepemudaan, maupun melalui pelayanan publik lainnya di tingkat Dusun. Karena Desa diharuskan transparan memberikan Informasi, sesuai Peraturam Menteri yang ada.

Hamzah menambahkan, jika terjadi gangguan, Pemerintah Desa juga menyediakan pelayanan secara off line. Karena pada Sistem Informasi Desa, tidak hanya pelayanan Administrasi, tetapi, Desa dituntut transparan diberbagai bidang terutama pada APBDes. Segala, bentuk kegiatan Desa, dipublikan melalui web dan papan Digital Desa.

“Kita harapkan, dengan adanya inovasi dan pemanfatan teknologi ini, kami bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Hamzah, saat dikonfirmasi di Kantor Desa Gunung Rajak, kamis 14 Oktober 2021.

Penulis: NanangEditor: Redaksi
  • Bagikan