Penjualan di Toko Merosot, Saham Pandora Anjlok

  • Bagikan
Beberapa koleksi yang dijual di toko perhiasan "Pandora" di kota Roma, Italia (foto: dok).

Suaraindo.id–Saham Pandora, produsen terbesar perhiasan di dunia berdasar kapasitas produksi, turun tajam hari Senin (1/11) karena investor khawatir akan angka penjualan yang lemah di tokonya sendiri dalam triwulan ketiga.

Perusahaan Denmark itu mengatakan penjualan di toko Pandora tumbuh hanya 5% dalam kuartal ketiga, jauh di bawah 14 % yang diperkirakan analis. Namun, Pandora mengatakan, penjualan di Amerika tetap kuat dalam kuartal ketiga karena stimulus besar-besaran dari pemerintah memungkinkan konsumen membeli banyak barang dan jasa.

Pandora berharap pertumbuhan penjualannya antara 18 dan 20% untuk tahun ini, naik dari perkiraan sebelumnya 16 sampai 18%.

Perusahaan itu akan melaporkan pendapatan penuhnya dalam kuartal ketiga pada Rabu (3/11).

Saham perusahaan itu turun lebih dari 7% dalam perdagangan Senin pagi. [ka/lt]

  • Bagikan