Suaraindo.id- Harga kebutuhan pokok seperti bawang, cabai dan daging sapi di Pasar Tradisional Selayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok mengalami kenaikan, Kamis (19/05/2022).
Salah seorang pedagang, Suardi (50) mengatakan, Saat ini harga bawang merah dijual seharga Rp 50.000,-/ kg yang mengalami kenaikan Rp. 20.000,- dari harga sebelumnya Rp 30.000,-/ kg.
Sementara itu, Harga cabai duduk diharga Rp 30.000,-/kg kg yang sebelumnya seharga Rp 25.000,-/kg atau naik Rp 5000,-
Pedagang menduga kenaikan harga bahan pokok itu dipicu oleh faktor cuaca dalam beberapa hari terakhir yang membuat para petani mengalami kegagalan panen sehingga stok yang tersedia ditingkat petani menipis.
“ harga cabe sekarang naik sebesar 5 ribu, sementara harga bawang saat ini mencapai 50 ribu, naiknya akibat cuaca panas sehingga petani banyak gagal panen”, katanya.
Selain bawang dan cabai, Kenaikan harga juga terjadi pada daging sapi yang saat ini tembus hingga seharga Rp 150.000,-/ kg.
Salah seorang pedagang daging sapi, Patrizal Pendi (55), Daging sapi itu mengalami kenaikan Rp 10.000,- dari harga sebelumnya Rp 140.000,-/kg.
Patrizal menambahkan kenaikan harga daging sapi diprediksi terjadi karena kurangnya stok daging sapi dari daerah lain masuk ke daerah Kabupaten Solok.
Selain itu, Harga sapi juga dipengaruhi oleh adanya penyakit mulut dan kuku pada sapi yang sudah terdeteksi di Provinsi Sumtera Barat.
“ sapi dari daerah luar tergantung masuk maka harga sapi local jadi naik, kemungkinan juga penyebabnya karena adanya penyakit sapi sehingga pasar palangki dan muara paneh tutup”, ucapnya.













