Suaraindo.id – China mencatat peningkatan pesat dalam hal kapasitas inovasi tahun lalu, dengan kekuatan pendorong pertumbuhan baru meraih momentum dan menyuntikkan stimulus bagi pembangunan berstandar tinggi, menurut sebuah indeks.
Indeks Inovasi China, barometer kemampuan inovasi negara itu, naik 5,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya hingga mencapai angka 155,7 pada 2022, menurut Biro Statistik Nasional (National Bureau of Statistic/NBS) China.
Indeks tersebut mengalami pertumbuhan dengan rata-rata tingkat tahunan sebesar 6,5 persen sejak 2015, yang menjadi basis perbandingan, kata NBS China.
Mencakup empat subindeks, indeks itu mengukur lingkungan, input, output, dan efek inovasi.
Seluruh subindeks mencatat kenaikan pada 2022, dengan subindeks untuk output inovasi meningkat 9,2 persen dari setahun sebelumnya.
Sebanyak 79 8.000 paten penemuan disetujui di China pada 2022, 2,2 kali lebih banyak dibanding jumlah yang tercatat pada 2015, ungkap data NBS China.
“Ekonomi emerging, yang dipelopori oleh berbagai industri dan bisnis baru, telah tumbuh menjadi kekuatan pendorong utama transformasi dan peningkatan ekonomi, serta menenagai perekonomian,” ujar Li Yin, seorang ahli statistik di NBS China.













