Siap Launching Februari 2024, PJ Gubernur Sumsel Tinjau Proyek Fly Over Sekip Ujung

  • Bagikan
Pj Gubernur Sumsel H. Agus Fatoni dan Kepala BBPJN Hardy Siahaan Tinjau Proyek Flyover Sekip Ujung Palembang(SuaraIndo.id/Nisa)

SuaraIndo.id – Pj Gubernur Sumatera Selatan H. Agus Fatoni dan Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumsel Hardy Siahaan melakukan kunjungan langsung untuk meninjau proyek pembangunan flyover di Sekip Ujung Palembang. Proyek ini yang sedang dalam tahap pengerjaan, diharapkan akan selesai pada akhir April 2024, Selasa (14/11/2023)

Dalam kunjungan tersebut, Pj Gubernur Sumsel H. Agus Fatoni menyampaikan apresiasinya terhadap progres pengerjaan proyek yang berjalan sesuai rencana.

“Proyek fly over ini memiliki dampak besar terhadap peningkatan kelancaran lalu lintas dan pengembangan infrastruktur di wilayah ini. Jadi, Desember 2023 fly over sekip ujung akan disambung semua, tadi bagian bawah sudah disambung dan Februari 2024 sudah bisa digunakan,” kata Fatoni.

Diharapkan kepada seluruh masyarakat Sumsel untuk memberikan dukungan terhadap pembangunan tersebut agar berjalan lancar dan segera dapat digunakan.

Sementara itu, Kepala BBPJN (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional) Sumsel, Hardy Siahaan menjelaskan bahwa fly over sekip ujung Palembang akan di soft launching pada Februari 2024 dan sudah dapat digunakan hanya saja jumlahnya yang dibatasi.

“Setelah soft launching, kita harus masih menyelesaikan pekerjaan aksesoris terkait keselamatan pengguna jalan, mudah – mudahan selesai sebelum April 2024,” ungkapnya.

Selama proses pembangunan semua pihak telah berkoordinasi dalam menyukseskan pembangunan fly over sekip ujung tersebut, jumlah pekerjaan yang turut membangun diperkirakan sebanyak 400 orang tenaga mulai dari awal pembangunan sampai saat ini.

Hardy menyebut target awal penyelesaian fly over sekip ujung pada Desember 2023, namun karena terkendala pembebasan lahan, maka diundur 3 – 4 bulan dari target awal proses penyelesaian.

“Untuk pengguna jalan mohon bersabar selama proses konstruksi proyek, jaga keselamatan dan jaga rekayasa lalu lintas. Setelah proyek selesai diharapkan lalu lintas jadi lebih lancar,” pungkasnya.

  • Bagikan