SuaraIndo.id – Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (Perki) menggelar Konferensi Kerja (Konker) XIX dan perayaan HUT ke-66 di Ballroom Hotel Novotel Palembang, Sabtu (2/12/2023).
Ketua Perki Sumsel dr. Edrian Zulkarnain, Sp.JP(k)-FIHA., FAsCC., mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini yaitu untuk melihat perkembangan pelayanan Kardiovaskelar di Indonesia.
“Peserta yang hadir di Konker XIX ini bukan hanya dokter jantung dari Palembang saja, tetapi seluruh dokter jantung perwakilan dari Perki seluruh Indonesia,” ujar Adrian.
Adrian mengharapkan melalui Konker ini bisa membantu rumah sakit (RS) maupun pemerintah untuk menetapkan kebijakan-kebijakannya, karena terkait dengan pelayanan kesehatan jantung bukan hanya peran dari dokternya saja, tetapi juga adanya peran dari kebijakan pemerintah.
“Kita harap bisa memberikan output yang baik buat organisasi sendiri maupun pemerintah,” harapnya.
Adrian mengungkapkan beberapa pembahasan yang dibahas dalam Konker ini yaitu pendidikan, keilmuan organisasi, hubungan dengan lintas profesi, hubungan dengan profesi diluar negeri, hubungan dengan BPJS dan hubungan dengan pemerintah.
“Hal tersebut dibahas dalam Konker ini untuk perkembangan organisasi kedepannya, karena kalau tidak adanya rapat dan koordinasi maka Perki tidak akan berkembang. Saat ini kita mencoba untuk memfasilitasi bagaimana kebijakan-kebijakan internal profesi selaras dengan kebijakan Pemerintah sehingga bisa di fasilitasi oleh BPJS,” pungkasnya.













