Suaraindo.id
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkayang menegaskan pentingnya peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sebagai mitra strategis dalam menyebarluaskan informasi pembangunan ke seluruh lapisan masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, dalam acara pembinaan KIM yang melibatkan perwakilan kecamatan, desa, dan kelurahan, Rabu (5/12/2024).
“KIM adalah mitra utama pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan secara timbal balik dan berkelanjutan. Mereka juga menjadi forum pelayanan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah,” ujar Bupati Darwis.
Fasilitasi Digital untuk KIM
Bupati Darwis menambahkan bahwa setiap KIM yang telah terbentuk akan mendapatkan fasilitas berupa website resmi yang didaftarkan melalui Kementerian Komunikasi dan Digital secara gratis. Hal ini bertujuan untuk memperluas jangkauan informasi dan meningkatkan literasi digital di tingkat desa dan komunitas.
“KIM adalah lembaga berbasis masyarakat yang dirancang untuk mengelola informasi sekaligus memberdayakan masyarakat. Dengan adanya website, potensi dan informasi desa dapat tersampaikan lebih luas,” jelasnya.
Fungsi dan Manfaat KIM
Sebastianus Darwis menjelaskan bahwa KIM memiliki beberapa fungsi utama:
- Penyebaran informasi yang akurat dan terpercaya.
- Peningkatan literasi informasi di tingkat komunitas.
- Penguatan jaringan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.
- Fasilitasi dialog publik untuk mendukung pengembangan kebijakan.
KIM juga berperan penting dalam menemukan solusi atas berbagai masalah lokal melalui diskusi dan kolaborasi.
“KIM dapat menjadi jembatan komunikasi antara desa dan pemerintah kabupaten, memperkuat sinergitas dalam penyebaran informasi pembangunan,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bengkayang, Aleksius.
Penguatan Teknologi Digital untuk KIM Desa
Pemkab Bengkayang memanfaatkan teknologi digital sebagai pilar utama pengembangan KIM. Aleksius menjelaskan bahwa pelatihan dan pembinaan yang diberikan bertujuan untuk meningkatkan keterampilan petugas KIM, terutama dalam:
- Mengelola media digital, seperti website dan media sosial desa.
- Menyebarluaskan potensi desa melalui platform digital.
- Menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat.
“Kami berharap pelatihan ini memberikan dampak positif, sehingga KIM dapat menjadi motor penggerak transparansi informasi di desa,” kata Aleksius.
KIM sebagai Pendorong Ekonomi Lokal
Selain fokus pada informasi, keberadaan KIM diharapkan mampu mengembangkan kegiatan ekonomi yang mendukung kesejahteraan komunitas.
“KIM tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga mempromosikan potensi lokal seperti produk unggulan desa, wisata, dan budaya melalui platform digital,” tambahnya.
Komitmen Keterbukaan Informasi dari Desa
Sebastianus Darwis menegaskan pentingnya memulai keterbukaan informasi dari tingkat desa. Dengan KIM sebagai wadah kolaborasi, pemerintah dan masyarakat dapat menciptakan sinergi yang lebih erat.
“KIM adalah cerminan semangat gotong-royong dalam mengelola informasi dan aspirasi masyarakat. Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa setiap desa di Bengkayang memiliki akses informasi yang setara dan dapat berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah,” pungkasnya.
Langkah Strategis ke Depan
Melalui pembinaan KIM, Pemkab Bengkayang optimistis dapat memperkuat literasi digital masyarakat, mendorong transparansi informasi, dan mempercepat akselerasi pembangunan daerah berbasis partisipasi aktif masyarakat.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













