Suaraindo.id – Jumlah kasus diare di Kabupaten Sekadau mengalami lonjakan yang signifikan seiring dengan tingginya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir. Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) Kabupaten Sekadau, Henry Alpius, mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah penyebaran penyakit ini, khususnya yang banyak menyerang anak-anak.
Berdasarkan data dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekadau, pada Rabu (22/01/2025) tercatat 78 kasus diare, baik yang menjalani rawat inap maupun rawat jalan. Sebagian besar pasien adalah anak-anak berusia antara 1 hingga 10 tahun.
“Kasus diare meningkat drastis sejak satu pekan terakhir. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan menjaga kebersihan, terutama pada musim hujan ini,” ujar Henry Alpius.
Untuk mencegah penularan diare yang lebih luas, Dinkes Sekadau menyarankan lima langkah penting yang bisa dilakukan masyarakat, di antaranya:
Kosumsi Air Minum Higienis
Pastikan air yang digunakan untuk konsumsi higienis dan aman. Jika menggunakan air keran, rebus air hingga mendidih. Jika menggunakan air kemasan, pastikan kemasan tidak rusak dan air tidak berbau.
Konsumsi Makanan Matang
Pastikan makanan yang dikonsumsi telah matang sempurna dan sayur serta buah dicuci dengan air mengalir, bukan air tampungan.
Menjaga Kebersihan Tubuh
Mandi minimal dua kali sehari, segera ganti pakaian yang basah atau terciprat genangan air, dan tutup luka saat beraktivitas di musim hujan.
Cuci Tangan Secara Berkala
Cuci tangan dengan sabun dan air bersih yang mengalir setidaknya selama 20 detik, terutama sebelum makan dan setelah beraktivitas.
Hindari Kontak dengan Genangan Air
Hindari kontak langsung dengan genangan air yang bisa mengandung ribuan virus, bakteri, dan parasit penyebab diare.
Menanggapi lonjakan kasus ini, RSUD Sekadau terpaksa menambah jumlah kasur rawat inap dan tenaga medis untuk menangani pasien yang terus berdatangan.
“Masyarakat harus paham bahwa pencegahan diare bisa dilakukan dengan langkah-langkah sederhana. Kami harap, dengan sinergi antara masyarakat dan pihak kesehatan, lonjakan kasus diare dapat segera ditangani,” tambah Henry.
Dengan kesadaran masyarakat yang tinggi dan upaya pencegahan yang optimal, diharapkan angka kasus diare di Kabupaten Sekadau dapat segera menurun.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













